Puisi Umi Pipik untuk Sukmawati Soekarnoputri

Reporter : Amrikh Palupi
Selasa, 3 April 2018 16:15
Puisi Umi Pipik untuk Sukmawati Soekarnoputri
"Tetapi aku satu diantara jutaan wanita yg marah dgn puisimu.."

Dream - Puisi Ibu Indonesia yang dibacakan Sukmawati Soekarniputri membuat kalangan artis berhijab ikut bersuara. Selain Kartika Putri yang baru berhijab, istri mendiang ustaz Jefri Al Buchori, Umi Pipik turut berkomentar.

Bukan dengan kat-kata menggurui, Umi Pipik menjawab Soekmawati dengan puisi. 

Terlihat dari tulisannya, ibu empat orang anak itu tersinggung, terluka dan marah mendengar puisi Sukmawati yang menyinggung tentang cadar dan suara azan.

umi pipik© umi pipik

" Jangan kau hina syariat islam jika memang kau tidak mau melakukannya....jangan kau hina suara adzan jika kau tidak mengenal Tuhan...wahai penguasa2 dunia yg kepanikan dan tdk punya resah dlm syariat Nya," tulis Umi Pipik," diakses Dream, Selasa 3 Maret 2018.

1 dari 2 halaman

Balasan Puisi Umi Pipik Ke Sukmawati Soekarnoputri

Kemudian pemilik nama lengkap Pipik Dian Irawati Popon ini menulikan puisi panjang dan menambahkan hastag " #maafibuakutidakmengenalmu" .

Wahai ibu...
Aku tidak mengenalmu .
Yg ku kenal hanya sosok umahatul mukminin khadijah ra , yg sudah berkorban harta , kemulyaan diri untuk agama Allah untuk umat , . .
.
Wahai ibu ...
Aku tidak mengenalmu .
Tetapi aku menghargaimu , karena Tuhan ku yg menciptakan ku dan menciptakan mu telah menitipkan surga di bawah kakimu...
Apakah saat kau berdiri kau masih teringat surga di bawah telapak kakimu ? .
.
Wahai ibu... .
Aku tidak mengenalmu , .
Tapi ingatkah kau bahwa Rasul ku dan Rasul mu telah memulyakan mu ,saat kau berdiri membacakan puisimu yg menghina syariat islam ku , apakah kau ingat sepenggal kalimat dari Rasulmu " siapakah yg harus aku hormati ? Dan 3 x disebutkan IBUMU...IBUMU..IBUMU...lalu knp kau sendiri hancurkan kemulyaan itu bahkan kemulyaan para ibu2 diluar sana yg berusaha terus dgn kesusah payahan menjaga syariat Nya ??? Sadarkah kau wahai ibu ??...
.
Wahai ibu... .
Aku tidak mengenalmu.., .
Tetapi aku satu diantara jutaan wanita yg marah dgn puisimu..
Jauh lebih baik telingaku dan telinga saudara2 muslimku Allah tulikan sehingga aku dan mereka tidak perlu mendengar puisimu yg sangat melukai perasaan kami ,.. .
Wahai ibu... .
Aku tidak mengenalmu...
Tapi apakah kau masih ingat saat kau lahir di dunia ini dlm rahim ibumu dan ayahmu mengadzankanmu ? Apakah suara ayahmu utk mengenalkan Tuhan pada dirimu tdk cukup merdu di telingamu wahai ibu..tahukah kau bahwa adzan adalah panggilan illahi utk pengingat diri bahwa bumi yg kau dan aku pijak blm berhenti .
Wahai ibu.. .
Aku tidak mengenalmu ,. .
Tapi tolong jangan hina pakaianku pakaian saudaraku karena akupun tdk pernah menghina pakaianmu...
Pakaianku dan pakaian saudara2ku dlm syariat islam yg tdk kau kenal , hanyalah sebuah ketaatanku kepada Tuhanku ...atas rasa syukurku kpd penciptaku ..dan ini pilihanku pilihan saudara2 ku ...
.
Wahai ibu...
Aku tidak mengenalmu .,
Tetapi aku ingin mendoakanmu , semoga Tuhanku yg menciptakaku dan menciptakanmu memberikan hidayah kepadamu sebelum tutup usiamu..

Sontak wrganet yang membaca puisi Umi Pipik langsung ikut berkomentar. Banyak netizen yang meminta ijin untuk mengunggah kembali postingan kata-kata pada puisi tersebut.

" Kami jg tidak terima ketika agama kami dihina olehx, tp apalah daya kami hanya rakyat kecil yg gk bisa berbuat apa²,tp semoga suara @_ummi_pipik_ ini bisa mewakili kita semua yg merasa agamax dihina,dan semoga si penghina diganjar olehx... 🙏," tulis akun @aliviaayu15.

" Ummi izin share ya, sakit hati ini rasanya ummi , smoga ibu itu diberikan hidayah oleh Allah :’( @_ummi_pipik_ ..#maafibuakutidakmengenalmu," tulis akun @bunda787.

" Izin share umi, Allah menyayanyi mu selalu @_ummi_pipik_ 😙," kata akun @rizkakurniawati01.

 

 

 

2 dari 2 halaman

Kartika Putri Ikut Berkomentar

Dream - Pagelaran busana '29 Tahun Anne Avantie Berkarya' di panggung Indonesia Fashion Week (IFW) ramai diibicarakan. Tak hanya kemeriahan sederet artis ternama untuk menjadi muse, melainkan puisi yang dibacakan Sukamawati Soekarnoputri.

Pada kesempatan itu, Sukmawati berkesempatan membacakan puisi 'Ibu Indonesia' yang menuai kecaman. Bait puisi yang bercerita mengenai kidung ibu dan sari konde itu, dianggap menyinggung adzan dan cadar.

Menanggapi puisi yang kontroversial itu, artis berhijab Kartika Putri ikut bersuara. Melalui Instagramnya @kartikaputriworld menyuarakan ketidaksetujuan pada isi puisi kakak kandung Megawati itu.

Kartika menggap perlu mengunggah kata-kata sanggahan, bagian dari kewajibannya sebagai umat muslim. Dia ingin meluruskan hal yang dianggap tidak sepantas, tanpa mengurangi rasa saling menghargai.

Pemain sinetron itu mengungkapkan isi hatinya dengan kata-kata yang sangat menohok. "  Jika tidak tahu akan Syariat Islam lebih baik Mencari tahu atau Jauh lebih DIAM saya rasa itu lebih bijak”.

Kemudian dilanjutkan dengan mengulang bait pertama puisi Ibu Indonesia.

Kartika Putri© dream.co.id

" Aku tak tahu Syariat Islam* (Maka cari tahu atau DIAM)."

" Yang kutau sari konde ibu Indonesia sangatlah indah Lebih cantik dari cadar dirimu* (Cadar bukan perkara Kecantikkan ibu, tapi itu adalah Sunnah dan tahu kah manfaat dri cadar??? jika belum tahu juga maka mari saya beritahu)."

" Gerai tekukan rambutnya suci Sesuci kain pembukus ujudmu* (Menurut Islam kesucian wanita muslimah adalah dengan menjaga kehormatannya dan rambut suci yang dimaksud juga adalah aurat yang harus dijaga dgn cara ditutupi) Belum tahu besarnya dosa membuka aurat di Islam mari saya beritahukan."

"  Kecantikan wanita asli bangsa kita adalah akhlak mulianya yang dapat menyelamatkan negeri tercinta ini."

Kartika Putri© dream.co.id

" Adzan bukanlah seni suara yang dimana harus merdu melainkan Panggilan dari ALLAHkepada hambaNya Untuk mengerjakan sholat."

“ Jika tidak tahu maka saya beri tahu.. bahwa seluruh umat Islam (laki laki, Tamyiz, dan berakal sehat) dibolehkan melantunkan adzan tepat pada waktunya dengan suara yang keras bukan wajib merdu saja karena Ingat ini panggilan Allah bukan Pentas Tarik suara."

" Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab Ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya."

" ISLAM bukan lah Budaya tetapi Adalah Agama Maka tidak bisa dibandingkan dengan Budaya.. Buat lah karya tanpa membandingkan cukup dengan menceritakan keindahan Budaya dan Tanah Air Tercinta kita.”

Unggahan Kartika seketika banjir komentar dari warganet. Ada yang mendukung pendapatnya, namun banyak pula yang bersigat netral.

" Masyaalloh setuju banget dengan postingan kak @kartikaputriworld kalau sekiranya tidak tahu lebih baik cari tahu ataw diam jangan membandingkan karna bukan untuk di bandingbandingkan,"  tulis @punjungfatra.

" Cerdas penjabarannya sangat bermanfaat semoga makin banyak wanita muslimah yg terketuk hatinya untuk berhijrah dan kembali ke jalanNYA. Amin,"  tulis @arriello_reyouzha.

Beri Komentar