Nikita Mirzani Pecat 100 Pegawai Salon, Merugi Ratusan Juta Karena Corona

Reporter : Nur Ulfa
Rabu, 15 April 2020 14:50
Nikita Mirzani Pecat 100 Pegawai Salon, Merugi Ratusan Juta Karena Corona
Niki sudah tak sanggup membayar karyawannya

Dream - Bisnis para selebriti satu-satu mulai goyang karena dampai wabah Covid-19. Dengan berkurangnya interaksi masyarakat di luar rumah, berbagai bisnis jasa yang dimiliki para pesohor ini mulai kehilangan pemasukan.

Salah satu bisnis jasa itu adalah milik artis dan presenter, Nikita Mirzani. Ibu tiga anak itu diketahui mengelola bisnsi salon yang mengandalkan pemasukan dari pengunjung yang datang untuk mendapat perawatan tubuh.

Nikita saat ini diketahui mengelola dua bisnis salon di kawasan BSD Tangerang dan Bali. Dalam tiga pekan terakhir, Nikita terpaksa menghentikan sementara bisnis salon untuk mengikuti anjuran pencegahan penyebaran Covid-19.

Penutupan salon tersebut membuat Nikita tak lagi mendapat pemasukan. Alhasil, perempuan artis berusia 34 tahun itu terpaksa memberhentikan karyawannya dengan jumlah cukup banyak.

" Ada 80 (persen) dipecat. Karyawan Niki sendiri 130. Yang bertahan yang bagus-bagus aja. Ada kali 20-an orang,"  ujar Nikita Mirzani di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa, 14 April 2020.

1 dari 6 halaman

Menurut Niki, keputusan memecat sebanyak ratusan pegawai tak dilakukan sembarangan. Salah satu penyaringan yang dilakukannya adalah dengan memilih para pegawai yang dianggap tak menunjukan kinerja bagus selama menjadi pgawai salon. 

Nikita menilai, selama ini dia melihat masih ada karyawan salonnya yang malas bekerja. Untuk mereka yang terkena PHK, Nikita memastikan tetap memberikan gaji sesuai yang selama ini mereka terima. 

" Ya udah akhirnya kita pilih memang orang orang yang nggak bisa dipekerjakan lagi. Tapi yang bagus bagus kita simpen sampai covid ini reda dan salon itu buka lagi," kata dia.

Janda Sajad Ukra ini terpaka memilih jalan PHK karena kerugian yang ditanggungnya tidak sedikit. Dalam sebulan dia harus menanggung rugi mencapai ratusan juta rupiah,

" Sebelum tutup gaji mereka sampai sekarang masih tetap berjalan," tutur dia.(Sah)

2 dari 6 halaman

Ivan Gunawan Bertahan Dengan Peyek

Dream - Satu per satu para artis mulai mengakui bisnis sampingannya turut goyang diterpa dampak wabah Covid-19. Setelah Ruben Onsu, dan Inul Daratista, desainer dan presenter Ivan Gunawan juga merasakan omzet bisnis busana merosot tajam sejak wabah corona menyerang Indonesia.

Pria bertubuh besar ini mengunkapkan telah menutup beberapa gerai akibat wabah Covid-19. Kini sudah 1,5 bulan Ivan tidak lagi mendapatkan penghasilan dari bisnis sampingannya tersebut.

Namun Ivan mencoba menyiasati kondisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan menjual produknya secara online. Strategi ini diharapkan bisa menutup minimal biaya ongkos produksi.

" Saya memberlakukan pembelanjaan lewat online karena saya menghindari costumer datang ke toko dan seperti itu," kata Ivan Gunawan di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa, 14 April 2020.

3 dari 6 halaman

Untuk saat ini, pria yang karib disapa Igun itu menyadari penjualan online busana rancangannya masih belum bisa menutup ongkos produksi. Igun pun memutar otak dengan beralih berjualan peyek.

" Gaji karyawan ya pasti ada, ya ada. Tapi gimana caranya tetap berusaha. Jadi dengan saya berjualan peyek, ya kan, jadi maksudnya income di butik lagi nggak terlalu banyak," ujarnya.

Mantan kekasih Rossa ini cukup terkejut saat mengetahui penjualan peyeknya ternyata memberikan pemasukan yang lumayan. Dari bisnis peyek itu, Igun mengaku masih bisa mempertahankan karyawan-karyawannya sekaligus menggaji mereka.

" Ternyata bisa berjualan makanan dan responnya juga lumayan baik. Jadi bisa menutup kebutuhan," tuturnya.(Sah)

4 dari 6 halaman

Ruben Sedih Pikirkan Nasib 6500 Pegawai

Dream - Dampak wabah virus corona tidak hanya dirasakan masyarakat dari kalangan biasa. Para selebriti yang memiliki bisnis juga turut merasakan dampak dari pandemik Covid-19 yang menyebabkan pemasukannya berkurang. Yang lebih menyedihkan mereka sedih membayangkan nasib para pekerjaannya.

Pengalaman pahit inilah yang sedang dirasakan Ruben Onsu. Artis dan presenter yang memiliki bisnis kuliner dengan jaringan yang sudah melebar ke Indonesia, bahkan dunia, ini sedih memikirkan nasib perusahaannya.

Namun yang lebih membuar suami Sarwendah ini sedih adalah nasib ribuan pegawai yang selama ini menjalankan bisnis restoran ayam terkenalnay itu. Ruben kebingungan mencari cara membayar gaji karyawannya karena berkurangnya pemasukan.

" Bagaimana ya kapalku bisa berjalan? Awak kapal yang ikut 6500 karyawan sat ini. Kenapa Tuhan kasih tangan aku cuma 2 ya?" keluh Ruben kepada Sarwendah dikuitp dari chanel youtube The Onsu Family.

 

5 dari 6 halaman

Ruben mengaku khawatir penutupan bisnis restorannya hanya akan memyebabkan ribuan karyawannya menjadi pengangguran. Dia semakin cemas jika manakal memikirkan banyak pengangguran yang akhirnya mencari jalan singkat dengan melakukan kejahatan. 

" Tapi yang aku pusingin dan kepikiran lalu gak bisa... adalah melihat pengangguran akan semakin banyak akan meningkatkan kejahatan," kata Ruben lagi.

Keluh kesah suami itu membuat Sarwendah sesaat merasa salut dengan perjuangan Ruben. Disaat sedang dilanda kesusahan, Ruben masih memikirkan nasib ribuan karyawannya.

" Disitu saya tidak bisa berbicara apa apa lagi pikirannya panjang sekali. Bahkan dia tidak pernah memikirkan perutnya saja," ucap Wendah. 

6 dari 6 halaman

Sarwendah Tersenyum Namun Menangis dalam Hati

Ibu dua orang putri dan seorang anak angkat itu semakin sedih karena mengetahui jelas upaya Ruben memutar otak agar bisnis restorannya tetap berjalan. Ruben kini mulai aktif melakukan promosi bisnis rumah makannya secara online.

" Aku melihat padahal perut dia udah kenyang sekali tapi dia tetap but IGTV untuk promosikan produknya Dengan senyumnya kalau saya liatin dia hanya bilang 'doakan doakan dong bun please'," ucap Ruben.

Namun mantan personil Cherrybelle ini semakin tak kuasa menahan haru dan meneteskan air air mata saat setiap hari melihat perjuangan Ruben. Suaminya berusaha keras agar bisnis restorannya tak sampai ditutup.

" Disitu wajah saya senyum tapi hati saya menangis," tutur Wendah.

(Sah, Youtube The Onsu Family)

Beri Komentar