Kecanduan Pokemon, Dennis Adhiswara Berburu di Masjid

Reporter : Kusmiyati
Senin, 11 Juli 2016 15:03
Kecanduan Pokemon, Dennis Adhiswara Berburu di Masjid
Dilihat dari media sosial sepertinya masjid menjadi lokasi yang dituju para pemburu pokemon, salah satunya artis Dennis Adhiswara.

Dream - Para pecinta permainan di telepon selular sepertinya saat ini
tengah kecanduan permainan baru, Pokemon Go. Meskipun belum resmi dirilis
di Indonesia, namun gamers lokal sudah banyak yang mengunduhnya.

Sakin banyaknya yang memainkan ini dikabarkan server berkali-kali tumbang. Meskipun begitu para penguna iOs dan Android masih begitu menikmati permainan ini.

Dilihat dari media sosial sepertinya masjid menjadi lokasi yang dituju para pemburu pokemon, salah satunya artis Dennis Adhiswara. 

" Cuma pokemongo yang bisa bikin saya malem-malem begini ke masjid terdekat," kata Dennis melengkapi unggahan fotonya, Senin 11 Juli 2016.

Unggahan Dennis Adhiswara© Twitter Dennis

Tak hanya Dennis, netizen lainnya pun melakukan hal yang sama. " Maaf kami tim anak-anak Sholeh lebih suka ke mari. Masjid Jami Al Muhajirin, masjid Raudhotul Jannah, mesjid kubah kembar,mesjid Ar Ridho," tulis akun Dedi.

" Masjid belakang kosan banyak pemuda santrinya. Gue kira berdoa, ternyata salah satu dari mereka ada yang pake Lure Module," ujar akun Bovie.

" Ketika Pokemon go pun nyuruh lo taubat. Terus gue ke masjid buat nangkep pokemon," tutur akun Ghee.

Unggahan netizen© twitter Dedi

Hal ini pun memicu berbagai reaksi dari para peselancar dunia maya selain para pemain games tersebut.

" Masa ke masjid cuma buat nyari mainan itu, semoga pada dapet hidayah. Ya jadi rajin sholat bukan cuma ke masjid nyari pokemon," kata akun Dria.

" Di masjid ibadah nyari berkah bukan nyari pokemon doang," ujar akun Fina.

Selain masjid, beberapa lokasi yang banyak diunggah para pemain games di media sosial untuk mencari pokemon itu yakni monumen, mall dan warung. (Ism) 

1 dari 2 halaman

Fakta Menarik Saddam Husein Pernah `Takut` Pokemon

Dream - Sebuah dokumen rahasia mengungkapkan sisi mengejutkan dari bekas diktator Irak, mendiang Saddam Husein. Ditemukan pada 2004, dokumen itu menyebut Saddam ternyata menaruh kecurigaan besar serial animasi anak dari Jepang.

Tayangan animasi itu adalah Pokemon. Saking curiganya, Saddam bahkan mencoba melarang penayangan serial TV Pokemon.

Mengutip laman Mirror.co.uk, Saddam mencurigai nama Pokemon berarti hampir sama dengan Saya Seroang Yahudi.

Dalam dokumen tersebut ditunjukan jika jika agen rahasia Saddam sangat curiga dengan serial TV, mainan, dan video game berkarakter Pokemon yang membanjiri pasar di tahun 2001.

Angkatan bersenjata yang paling ditakuti di Irak bahkan menyampaikan kekhawatirannya terhadap beberapa nama dari tokoh Pokemon yang dianggap menghina.

" Anak-anak kita semakin tertarik dengan fenomena Pokemon," tulisan laporan itu. 

Beberapa nama yang dianggap memiliki arti menghina, menurut versi orang dekat Saddam itu adalah:

1. Pokemon: Saya seorang Yahudi
2. Charmander: Tuhan itu lemah
3. Pikachu: Jadilah Yahudi
4. Growlith: Tuhan itu Pelit
5. Magma: Tuhan itu bodoh

Laporan itu menambahkan, " Hati-hati saudara muslim kita, dan lindungi anak-anak di negara Muslim."

Waralaba yang diciptakan tahun 1995 memang menciptakan tokoh yang diberi nama Pokemon. Publik biasa mempermainkan tokoh fiksi ini untuk bertarung satu sama lain.

Pada September 2015, Pokemon disebut mengantongi pendapatan lebih dari 28 miliar pound sterling.

Saddam Husein diketahui ditangkap Desember 2003 dan didakwa melakukan pembunuhan 148 penduduk Irak. Dia dihukum mati pada 30 Desember 2006. (Ism) 

2 dari 2 halaman

Negara Ini Memiliki Mata Uang Bergambarkan Pokemon

Dream - Mata uang setiap negera jelas menggambarkan sejarah dan identitas dalam setiap lebar dan kepingnya. Sosok pahlawan ataupun kebudayaan negara tersebut biasanya tergambar jelas di dalam mata uang. Namun ada yang unik dari mata uang yang dimiliki negara bernama Niue.

Negara yang berada di kepulauan Samudra Pasifik  Selatan ini, mempunyai mata uang sangat tak lazim. Kepingan uang logam sebagai alat pembayaran yang sah negara itu justru bergambar Pikachu, tokoh kartun ternama dari serial animasi Pokemon. 

Ternyata negara berjuluk Karang Polinesia ini mempunyai uang logam bergambar pikachu sebagai ikon sudah sejak tahun 2001 silam. Gambar tokoh kartun Pikacu terukir jelas pada satu bagian uang logam dengan nilai 1 dollar.

Negara Niue memang memiliki banyak keunikan. Tak hanya uang logam bergambar Pikachunya saja, Niue juga menjadi negara dengan julukan WiFi pertama di dunia karena internet di sana bisa diakses secara gratis di seluruh pelosok negeri.

Beri Komentar