Foto : Budi Susanto
Dream - Menyusul suksesnya film yang diadaptasi dari novel '99 Cahaya di Langit Eropa' yang menyedot hampir dua juta penonton. Kembali lagi, pasangan penulis Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra menghadirkan karya terbaik mereka yang diangkat ke dalam film.
" Alhamdulillah, setelah novel kami yang terdahulu saat difilmkan bisa menarik penonton begitu banyak. Kini Maxima Pictures kembali tertarik untuk mengangkat novel bulan terbelah di langit Amerika menjadi film," kata Hanum di Jakarta.
Menurut Hanum, film yang akan mulai diproduksi sekitar Maret dan April 2015 ini menceritakan kedekatan antara Islam dan Amerika. Film ini, kata dia, bukan sekuel atau prekuel dari film terdahulunya.
" Yang sama itu, ini kisah perjalanan Rangga dan Hanum. Bedanya di film ini kami ingin menunjukan kalau Islam dan Amerika itu sebenarnya sejak dulu memiliki kedekatan. Pastinya bakal membangkitkan semangat positif muslim Indonesia,” ungkap Hanum.
Dalam cerita Rangga dan Hanum mengambil latar belakang tragedi 11 September, cerita yang ditampilkan akan lebih menyatukan fakta sejarah ilmiah, traveling, drama, dan fiksi.
" Ceritanya lebih mengupas sejarah, perjalanan, drama, fiksi yang kami ambil dari tragedi yang terjadi di gedung World Trade Center. Ketika tragedi itu munculah orang-orang yang fanatik dengan Islam atau yang benci dengan Islam. Tragedi tersebut akan divisualisasikan," ujar Rangga.
Selain itu menurut Rangga di film ini akan diungkapkan tentang misteri penemu Amerika yang selama ini dikultuskan pada Columbus. " Banyak yang kami kulik di film ini tentang kedekatan islam dan Amerika. Ini perjalanan kami, tentang seorang tokoh di Amerika memiliki Al quran yang ditulis tangan sendiri, dan masih banyak lagi yang akan diungkap di film ini," kata Rangga.
Tersiar kabar beberapa pemain di Film 99 Cahaya di Langit Eropa akan kembali berakting difilm terbaru ini. " Kalau memang pemainnya seperi Raline Syah dan Acha Septriasa masih mau bermain lagi, ya kenapa tidak. Tetapi sampai saat ini kami masih belum tahu pasti siapa yang main," kata Hanum.
Rangga dan Hanum berharap film ini akan membuka mata dan hati masyarakat tentang islam dan Amerika. " Semoga perjalanan kami ini bisa memberikan manfaat untuk kita semua. Sekali lagi kami ingin tidak ada lagi perselisihan soal agama ataupun suku," ujar Hanum. (Ism)