Kisah Putra Angkat Tukul Arwana dan Susi `Similikiti`

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 24 Agustus 2016 07:35
Kisah Putra Angkat Tukul Arwana dan Susi `Similikiti`
Putra angkat Tukul Arwana dan Susi Similikiti kini bertugas di Polres Trenggalek

Dream - Tak banyak yang mengetahui pasangan suami istri, Tukul Arwana dan Susiana pernah mengangkat seorang anak lelaki. Sosok anak lelaki itu bernama Ega Prayudi.

Meski bukan anak kandung Tukul dan Susi `Similiki`, sosok Ega telah menjadi keluarga terdekat. Sebab, Ega menjadi pelengkap kebahagiaan keluarga kecil Tukul dan Susi.

Semasa hidup, Ega diajari disiplin dan kesederhanaan ala keluarga Tukul dan Susi. Dia mengaku tetap bersikap rendah hati

" Saya dulu sekolah SD hingga SMA di sekolah biasa. Tidak ada yang istimewa, sekalipun orang tua adalah selebritis," kata Egi.

Sikap disiplin dan kesederhanaan itu terbawa hingga remaja. Ega pun memutuskan meniti karir di dunia polisi. Dia kemudian mendaftarkan diri perwira karir Polri tahun 2011.

Kini Ega, menjabat Kepala Unit Reg.Ident Polres Trenggalek berpangkat Inspektur Polisi.

Bagaimana kisah menjalani kehidupan di masa kecilnya bersama Tukul dan Susi selengkapnya di sini

1 dari 7 halaman

Istri Tukul Arwana Meninggal usai Sholat Maghrib

Dream - Kabar duka menyelimuti keluarga komedian Tukul Arwana, sang istri tercinta Hj Susiana atau Susi 'Similikiti' meninggal dunia di kediamannya Cipete, Jakarta Selatan, sekitar pukul 18.30 WIB, sore tadi. 

" Sekitar setengah tujuh, habis Maghrib meninggalnya, saya pastiin ngecek di rumah sakit Brawijaya," kaat Bendel, adik Tukul, Selasa 23 Agustus 2016.

Susiana Tukul Arwana© © 2016 http://www.dream.co.id

Sebelumnya, pada sore hari Susi masih mengikuti pengajian di daerah Pondok Indah sekitar pukul 16:00 WIB. Kemudian...

2 dari 7 halaman

Sempat Mengeluh

Susi pulang karena hendak membuat surat keterangan sehat untuk anaknya Jovan.

" Soalnya Jovan habis sakit, kemudian ibunya mau nyari surat sehat, tapi katanya tanggung habis Maghrib, dia juga habis salat Maghrib mungkin rebahan" ujarnya.

Bendel menambahkan, suara Susi terdengar pelan dan mengeluh agak kurang sehat. " Sore suaranya agak pelan, capek kayaknya," kata dia.

Susi tak sadarkan diri...

3 dari 7 halaman

Susi Rebahan usai Salat Maghrib, Lalu...

Susi sedang rebahan di atas kasur, namun matanya tetap terbuka. Kemudian Jovan berusaha membangunkan sang bunda, tapi tidak ada reaksi.

Susi meninggal di usia 48 tahun. Ia memiliki riwayat asma dan sering menggunakan alat bantu.

Di rumah duka terlihat beberapa rekan pelawak, Tarzan dan Pepi, serta Ketua Komite PSSI Agum Gumelar.

4 dari 7 halaman

Detik-detik Meninggalnya Istri Tukul Arwana

Dream - Kabar duka datang dari dunia hiburan, istri dari pelawak Tukul Arwana, Susiana atau yang biasa disapa Susi 'Similikiti' meninggal dunia, Selasa malam 23 Agustus 2016.

Menurut informasi yang diterima Dream dari salah satu petugas RS Brawijaya, istri Tukul menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul delapan malam tadi.

" Iya tadi datang jam setengah delapan malam, prosesnya sebentar dan langsung masuk ke IGD," kata salah satu petugas rumah sakit yang tak mau disebutkan namanya di RS Brawijaya.

Menurut kabar yang beredar istri Tukul meninggal lantaran mengalami penyakit asma. Namun, belum ada kepastian terkait hal itu.

" Prosesnya sangat cepat. Baru masuk IGD, tidak lama keluar dan dibawa ke rumah duka," ujar dia.

5 dari 7 halaman

Perjalanan Susi `Similikiti` Menemani Tukul Arwana

Dream - Perjalanan hidup komedian Tukul Arwana dipenuhi lika liku. Tetapi, ditengah kerasnya hidup di Jakarta, Tukul bertemu sosok bernama Susiana.

Kesederhanaan yang dimiliki Tukul tak menghentikan niat Susi mencintai komedian itu. Mereka memutuskan untuk menikah pada 1995.

Tukul mengenang, saat pernikahan itu semua peralatan yang digunakan merupakan pinjaman.

" Waktu nikah dibantu sama saudaranya Susi. Alat-alat nikah semua dipinjamin karena saya tidak punya apa-apa. Susah, mentok semua," kata Tukul dalam suatu kesempatan.

Usai menikah, mereka memilih tinggal di sebuah kontrakan di Cipete, Jakarta. Mereka menyewa kontrakan itu dengan biaya Rp150 ribu per bulan.

Namun setelah beberapa waktu berjalan, ternyata biaya sewa.....

 

6 dari 7 halaman

Biaya Kontrakan Kurang

Dream - Beruntungnya, Tukul mendapat tawaran bekerja di sebuah radio komedi. Meski telah berpenghasilan tetap, biaya kontrakan itu tetap kurang untuk mencukupi biaya sehari-hari.

" Buat nutupin itu saya usaha terus. Satu hari pokoknya harus bawa uang 20 ribu. Ngelawak dibayar 30 ribu ayo. Kita itu kaya keluarga kelinci tiap hari makan kangkung sama tempe," ucap dia.

 

7 dari 7 halaman

Jual Cincin Kawin Demi Menyambung Hidup

Dream - Kesedihan yang dialami pasangan ini semakin terasa kala Susi menjual perhiasannya demi mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka. Puncaknya, mereka dengan terpaksa merelakan cincin pernikahan yang mereka miliki.

" Cincin kawin dengan tulisan Tukul Riyanto dan Susiana sudah dijual di pasar Blok A. Cincin kawin sekarang ditaruh dalam hati bukan jari. Susi itu istri yang luar biasa. Dari sejak pacaran dulu saja, Susi yang selalu bayarin makan," kata dia.(sah)

(Dari berbagai sumber)

Beri Komentar