(Kapanlagi)
Dream - Senin, 26 Oktober lalu, program acara televisi nasional baru-baru ini menghadiahi Suyadi, atau biasa dikenal sebagai Pak Raden, untuk menerima penghargaan Charity Silet Award dan hadiah rumah.
Dituntun pembawa acara, Deddy Corbuzier, Pak Raden yang datang dengan menggunakan kursi roda tampak bahagia mendapat hadiah itu.
Dengan mata berkaca-kaca dan suara bergetar, Pak Raden mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pemberi hadiah. Kebahagiaan yang membuncah itu membuatnya
" Dada saya sampai sesak untuk menyampaikan hal-hal yang ingin saya utarakan. Saya hanya bisa merangkumnya dalam satu kata 'terima kasih'," tutupnya dengan suasana sendu.
Perasaan itu boleh jadi karena selama ini Pak Raden masih menumpang di rumah kakaknya.
" Saya ini sebetulnya nebeng di tempat kakak saya. Tapi, juga tidak selamanya tinggal di situ karena dia punya anak cucu," jelasnya.
Pria yang bertahan dengan kesendiriannya ini pun mengaku tak bisa berbuat banyak dengan kondisinya. Meski begitu, dirinya enggan menyerah.
Dalam tayangan pembuka sebuah pesan atau kutipan dapat menggambarkan perjuangan Pak Raden. Kutipan yang diucapkan saat dirinya masih terbaring sakit di tahun 2013 itu sangat menyentuh hati bagi pembacanya.
" Jika jarum jam dapat berputar kembali, saya ingin tetap menjadi Suyadi. Suyadi yang lebih baik. Suyadi yang berbuat lebih banyak untuk dunia anak, dan Suyadi dengan kondisi keuangan yang lebih baik," ucapnya.
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah