Dream - Kuasa hukum aktor Atalarik Syah, Junaidi, mengatakan kliennya mengaku kaget mendengar kabar istrinya, Tsania Marwah, memaksa masuk ke kediamannya. Apalagi Tsania dikabarkan membawa dua orang polisi.
" Ya kaget lah (Atalarik) kok ada orang ambil tindakan sebodoh gitu," kata Junaidi saat dihubungi di Jakarta, Senin, 17 April 2017.
Sebelumnya, video saat Tsania dan polisi berusaha masuk ke rumah suaminya beredar di media sosial. Dalam video tersebut, Tsania tidak disambut baik saat ingin menemui anak-anaknya di rumah Atalarik.
![]()
Junaidi mengatakan kliennya, yang saat ini sedang umroh, tidak bermaksud melarang Tsania menemui anak-anaknya. Tetapi, dia menegaskan, Tsania harus menggunakan cara yang patut.
" Bukan tidak diperbolehkan. Boleh, tapi ada adab, ada etika. Dan itu nggak dilakukannya. Dengan tidak beretika dan tidak beradab," kata dia.
Atas tindakan itu, Junaidi sudah melaporkan Tsania ke Polres Bogor. Tsania dituduh telah melanggar Pasal 335 KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan.
© Dream
Dream - Kedatangan Tsania Marwah ke rumah Atalarik bersama seorang Polisi rupanya berbuntut panjang. Buktinya Atas tindakannya itu Marwah dilaporkan kuasa hukum Atalarik, Junaidi ke Polres Bogor.
Junaidi pun menceritakan kronolgis kedatangan Marwah ke rumah Atalarik.
" Kejadiannya itu minggu lalu tanggal 11 april waktu Arik lagi umroh. Saya ga tahu maunya dia apa. Dia datang untuk maksa masuk," kata kuasa hukum Atalarik, Junaidi saat dihubungi awak media, Senin, 17 April 2017.
Menurut Junaidi, kedatangan Tsania bersama polisi itu penuh dengan ancaman. Meski dia tidak menceritakn ancaman apa yang dilakukan Tsania Marwah.
" Tidak jelas (tujuannya apa) dia ngancam-ngancam," ucap Junaidi.
Ditambahkan Junaidi, kliennya belum bertemu istrinya. Dia akan mempertemukan kedua belah pihak saat sidang lanjutan.
" Ga lah, ketemunya besok saja ya (sidang perceraian Atalarik dan Tsania)," tutupnya.
Sementara itu pihak Tsania hingga saat ini belum berkomentar terhadap tudingan yang disampaikan kuasa hukum Atalarik.