Impian Haru Annisa Trihapsari Bersama Mendiang Ayah

Reporter : Amrikh Palupi
Minggu, 20 November 2016 12:02
Impian Haru Annisa Trihapsari Bersama Mendiang Ayah
Meski sedih, namun Annisa percaya rencana Allah SWT sudah yang terbaik.

Dream - Artis Annisa Trihapsari tak kuasa menahan kesedihan saat mengingat rencana impiannya bersama sang ayah, Ajie Waluyo, yang belum terwujud. Padahal rencana itu telah diperjuangan Annisa sejak lama. 

Impian Annisa tersebut adalah menunaikan ibadah umrah bersama yang seharusnya dilangsungkan pada tahun ini.

Thomas Djorghi dan Annisa Trihapsari© Dream/Amrikh Endah Palupi

" Kami sudah berencana berangkat umroh. Alhamdulillah ada satu travel yang bisa berangkatin jemaah yang cuci darah. rencananya tahun ini, " kata Annisa usai pemakaman di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Jumat 18 November 2016.

Meski sedih karena niatnya tak terwujud, Annisa percaya rencana Allah SWT bagi mendiang ayahnya merupakan jawaban yang terbaik. " Tapi kami lihat kondisi papa. Dan mungkin rencana Allah lebih baik," ungkapnya.

Keluarga Annisa Trihapsari© Dream/Amrikh Endah Palupi

Annisa pun mengatakan sebelum meninggal sang ayah selalu mengucapkan terima kasih ke anak-anaknya dan menantu.

" Dia selalu mengucapkan terima kasih, " kata Annisa.

1 dari 1 halaman

`Luar Biasa Baik`

Dream - Semasa hidupnya, Istri Sultan Djorghi mengenang sosok mendiang ayah sebagai orang yang lemah lembut, tak pernah marah.

" Luar biasa baik. Enggak pernah punya musuh. Merasa semuanya menjadi sahabat. Gak pernah jelekin dan ngomongin orang," tutur Annisa.

Suasana pemakaman ayahanda Annisa Trihapsari© Dream/Amrikh Endah Palupi

Sepeninggal sang ayah, wanita kelahiran Jakarta, 24 Mei 1976 itu pun berusaha ikhlas dan tak lupa mendoakan sang ayah.

" Doa terbaik buat papa selalu akan kami doakan. Dimanapun kami berada nanti. Semoga papa diluaskan kuburnya dan dijauhkan dari siksa kubur, " ucapnya lirih.

Seperti diketahui ayahanda Annisa meninggal Kamis sore (17 November 2016) karena penyakit jantung dan ginjal yang dideritanya selama dua tahun belakangan ini.

Beri Komentar