Mytha Lestari Ikut Komentari Artis di Pusaran Prostitusi Online

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Sabtu, 12 Januari 2019 17:28
Mytha Lestari Ikut Komentari Artis di Pusaran Prostitusi Online
Ia mempertanyakan ini.

Dream - Kasus prostitusi online kembali diperbincangkan masyarakat. Terlebih ketika ada salah satu artis ibu kota VA ditangkap terkait kasus itu oleh Polda Jawa Timur.

Selain itu, polisi juga mengungkap adanya puluhan nama lain baik dari kalangan artis maupun model. Penyanyi Mytha Lestari mempertanyakan mengapa yang diungkap hanyalah wanitanya saja, tapi pria hidung yang menyewa jasa mereka identitasnya tida dibuka.

" Haruskah hanya pemainnya aja yang dikuak yang notaben semuanya wanita, sedangkan kliennya aman ga di-publish dimana-mana, kenapa? karena mereka bayar? atau kenapa?," tulis Mytha di Instagram Story-nya seperti diakses Dream, Sabtu 12 Januari 2019.

Ia juga merasa heran, artis yang tertangkap itu kemudian meminta maaf kepada masyarakat. Padahal kata dia, mereka seharusnya meminta maaf kepada Tuhan dan orangtuanya sendiri.

" Lagian salah mereka sama masyarakat apa ya. Apakah masyarakat dirugikan? Logikanya yang mereka jual adalah milik mereka sendiri bukan milik umum, jadi gak perlu minta maaf ke masyarakat harusnya sih, menurut gue," ucap dia.

1 dari 2 halaman

Biarkan Tuhan yang Mengadili

Meski demikian, Mytha juga tidak setuju cara mereka mencari uang dengan menjual diri. Ia berharap, masyarakat untuk tidak terus membicarakan mereka.

" Akan jauh lebih baik kalo kita juga menghargai mereka sebagai wanita dan manusia biasa yang juga pasti punya malu dan rasa bersalah," kata dia.

Menurutnya, masyarakat tidak berhak mengadili orang yang berbuat dosa. Karena, itu merupakan domain Tuhan.

" Biarkan urusan mereka dengan Tuhan, biarkan Tuhannya yang mengadili bukan kita, yang sama sederajat sebagai manusia biasa," kata dia.

2 dari 2 halaman

Ini Komentar Lengkapnya

insta story mytha lestari© instagram mytha_lestari


My 2 cents:
Baru liat orang-orang yang ikutan prostitusi online yang akhirnya dikuak semua namanya. Dan pertanyaan gue adalah

1. Haruskan hanya pemainnya aja yang dikuak yang notaben semuanya wanita, sedangkan clientnya aman ga dipublish dimana-mana, kenapa? karena mereka bayar? atau kenapa?

2. Haruskah mereka minta maaf sama publik dan masyarakat di hadapan media? Mendingan arahkan mereka minta maaf sama Tuhan dan orang tua mereka, lagian salah mereka sama masyarakat apa yaa? Apakah masyarakat dirugikan? Logikanya yang mereka jual adalah milik mereka sendiri bukan milik umum, jadi ga perlu mintaa maaf ke masyarakat harusnya sih, menurut gue.

Gue ga setuju sama cara mereka cari uang, tapi gue gak punya hak buat ngatur cara mereka hidup. Tapi akan jauh lebih baik kalo kita juga menghargai mereka sebagai wanita dan manusia biasa yang juga pasti punya malu dan rasa bersalah.

Biarkan urusan mereka dengan Tuhan, biarkan Tuhannya yang mengadili bukan kita, yang sama sederajat sebagai manusia biasa.

Beri Komentar