Pengakuan Mengejutkan Model Indonesia di AS, Dilecehkan Ayah

Reporter : Maulana Kautsar
Sabtu, 17 Maret 2018 11:43
Pengakuan Mengejutkan Model Indonesia di AS, Dilecehkan Ayah
Pengakuan itu membuat ibundanya menangis.

Dream - Model dan fotografer asal Indonesia, Dylan Sada, membuat pengakuan mengejutkan di Instagram pribadinya. Usai disiksa suaminya, kini Dylan mengaku mengalami pelecehan seksual dari ayah kandungnya sendiri semaktu masih muda.

 

Dylan sudah mencoba mengubur kenangan buruk itu dalam-dalam. Sayangnya, ingatan kelam itu kerap muncul.

" Itulah salah satu alasan mengapa aku meninggalkan negaraku waktu muda dan berharap dapat melupakan dan melanjutkan hidup," tulis Dylan.

Dylan pernah menelepon ibunya dan mengatakan apa yang dia alami. Pengakuan itu membuat sang ibu menangis.

" Itu memang menyakitkan tapi dia harus harus tahu. Kami sangat dekat dari sebelumnya, aku harap dapat memberi tahunya segera, namun itu akan terjadi," ucap dia.

 

I have a confession to make, I have been keeping this a secret for as long as I can remember. So much had happened that I think this is the right time to finally confess. I was sexually abused by my biological father when I was young, it's hard to believe that I still remember it, clearly. I knew it was wrong even then and there but I was young, I was afraid and ashamed to reach out to anyone, so I buried it. Growing up with such memories were hard, especially being back home where such things were considered a taboo, that is also another reason why I left my country at a young age to forget about it in hopes I can move on. I can't deny that it affected me greatly. I turned to alcohol and drugs, anything that can make me feel something. I'm not proud of it but it is what it is. I never understood why people look up to me, I feel like I'm fooling everyone. I was a mess, just trying to achieve my dreams and forget about my pain. It doesn't matter how fucked up I get or beautiful places I go, I hated that he is in my blood and he made me. My pain caused more pain when I fell into severe depression, for the longest time I was stuck. I couldn't create, I couldn't move forward, it feels like I'm stuck in limbo. It affected my first marriage, I lost many good friends along the way because I hated myself so much I couldn't accept love and help. I was destructive and I still am. I went through five failed suicide attempts, I hung myself about a month ago, but two people saved me. My boyfriend saved me, he has been there for me since I met him. I was so close but I guess it just wasn't my time again. I did that because I was tired, the idea of dying is such a release from living, coping with pain almost every day. Suicide may sound selfish to you, but if you suffered it for so long it's a different story. The only reason why I'm speaking up now is that I feel like I have to. I'm Indonesian, I'm proud to be Indonesian but unfortunately, mental health is often shrugged back home and it is an issue that is not openly talked about. I cannot stress enough how important this issue is, we need to be ok to talk about it, you should never be embarrassed if you are. (continued↓)

A post shared by � (@dylan_sada) on

Mengenal narkoba dan hidupnya tertekan

1 dari 1 halaman

Berdampak pada kehidupan pribadinya

Berdampak pada kehidupan pribadinya © Dylan Sada (Foto: Instagram)

Dylan mengaku pelecehan itu membawa perubahan drastis pada hidupnhya. Dia mengenal alkohol dan obat-obatan terlarang hanya agar merasa tenang.

Pengalaman suram di masa lalu itu juga membawa dampak buruk bagi pekerjaan dan kehidupan rumah tangganya.

" Kondisi itu berdampak pada pernikahanku yang pertama. Aku kehilangan banyak teman karena aku membenci diriku sendiri dan aku tak dapat menerima cinta dan bantuan mereka," ujar dia.

Berbagai kondisi buruk itu sempat membuatnya ingin bunuh diri. Tetapi, Dylan mencoba mengalihkan perasaan itu dengan berbicara dan menulis.

Dia ingin orang-orang dengan kisah yang serupa dengannya tak merasakan kesulitan yang sama. " Bantuan ada di luar sana dan carilah sedini mungkin," ujar dia.

(Beq, Sumber: Instagram/@dylan_sada)

Beri Komentar