Dream - Gadis asal Desa Galumpang, Kecamatan Dako Pamean, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, H, 25 tahun ditemukan setelah dinyatakan hilang 15 tahun lalu. H merupakan korban penculikan kakek dikenal dengan nama Tete Jago, 83 tahun, berprofesi sebagai dukun.
Berikut deretan fakta di balik hilangnya H:
1. Diculik saat berusia 13 tahun
Menurut keterangan Kapolres Tolitoli AKBP M.Iqbal Alqudusy, saat H dikabarkan menghilang, umurnya masih berusia 13 tahun. Setelah 15 tahun berselang, Hasni ditemukan dalam keadaan hidup dalam celah batu besar.
2. Ditemukan di celah batu
H ditemukan di celah batuan besar di atas gunung. Polisi berhasil menemukan H berkat keterangan keluarga korban.
Kakak korban bernama Devi itu melapor ke polisi bahwa adiknya H disembunyikan oleh laki-laki bernama Jago yang berprofesi sebagai dukun di desa itu. Polisi langsung bergerak berdasarkan informasi tersebut
© Dream
3. Rumah Hasni dan pelaku dekat
M Iqbal mengatakan, antara rumah korban dan pelaku hanya berjarak tiga rumah. Namun, entah kenapa keluarga korban baru mengetahuinya 15 tahun kemudian.
Kata Kapolres Iqbal, dulu orangtua korban pernah meminta bantuan dukun Jago untuk mencari anaknya. Tapi kata sang dukun anaknya itu sudah pergi jauh entah ke mana.
4. Jadi Tumbal
Jago menculik H diduga untuk dijadukan alat perdukunan alias tumbal. Menurut tersangka, motifnya, H dipakai sebagai tumbal atau alat perdukunan “ Untuk menghadirkan jin."
© Dream
5. Barang bukti
Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti dari sela-sela batu tempat H disembunyikan. Petugas mengamankan peralatan tudur, papan, bantal, parang, sesajen, hingga tengkorak.
6. Korban linglung
Ketika ditemukan kondisi H masih linglung. Kini H sudah diamankan ke RSU Mokopindo Tolitoli untuk menjalani visum. Dia mendapat pendampingan dan konseling dari psikolog Dinas Sosial.
© Dream
7. Minta dikembalikan ke gua
Karena kondisi H yang masih linglung, dia sempat minta dikembalikan ke gua. Korban minta dikembalikan ke sana karena jin bernama Amrin menunggu yang bersangkutan.
“ H ini sudah dijadikan budak nafsunya dukun ini. Caranya H disugesti dengan foto laki-laki yang diberi nama Amrin. Bahwa Amrin ini adalah jin yang menyukai H,” kata Kapolres Iqbal.
8. Terhipnotis
Atas doktrinan itulah, lanjut Kapolres Iqbal, H seperti orang yang terhipnotis.
Dalam proses penyidikan tersangka Jago mengaku bahwa nama Amrin itu diciptakan sendiri olehnya. Tersangka Jago juga mengaku telah menyetubuhi korban berulang kali.
(Sumber: tipstren.com)