Acara Pernikahan Diterobos Keranda. (Source: TikTok @merpati_wedding)
Dream - Resepsi pernikahan biasanya dilaksanakan di hotel atau gedung, namun banyak juga pasangan yang menikah dengan mengandalkan area di sekitar rumah. Biasanya, untuk mempercantik, disewa tenda dan dekorasi.
Desain yang dibuat pun tidak kalah nyaman dan indah dibandingkan pernikahan di gedung maupun hotel. Hal ini memang lebih praktis dan hemat biaya, tapi bukan tanpa risiko.
Misalnya saja, ketika lingkungan yang dijadikan tempat tinggal merupakan akses jalan satu-satunya bagi warga di sekitarnya. Mau tidak mau, warga terpaksa menunda bepergian atau bahkan menerobos masuk acara pernikahan seperti pada unggahan akun TikTok @merpati_wedding.
Akun tersebut memperlihatkan kejadian tak terduga setelah proses temu pengantin. " Setelah temu pengantin ada kabar duka dr tetangga," tulis pemilik akun sambil menunjukkan kedua mempelai di pelaminan.

Foto: TikTok @merpati_wedding
Beberapa saat kemudian, video tersebut menunjukkan para tamu yang berdiri dari tempat duduknya. Mereka memberi jalan pada petugas keamanan serta warga yang membawa keranda.

Foto: TikTok @merpati_wedding
" Inalillahi wainalillahi rojiun. Terpaksa zenajah harus melewati tenda pernikahan yang masih banyak tamu. Karena ini jalan satu" nya," jelas pemilik akun. Keranda jenazah yang dibawa menggunakan roda itu pun melewati area di antara pelaminan serta kursi tamu.
Melihat video tersebut, warganet menjelaskan sebutan dari berbagai daerah ketika terjadi hal serupa. Sebagian warganet juga mendoakan pernikahan kedua mempelai.
" Kalau di jawa namanya sandung wangke," kata @mirnarosianaaa.
" Klo di desa aku yanh hajatn harus layad pake kayu+bumbu dapur gatau biar apa," ujar @nufusss07.
" Yang berduka dan yang berbahagia," tulis @akuelisa29.