Apa Itu Malam Lailatul Qodar dan Kapan Datangnya? Berikut Penjelasannya

Reporter : Widya Resti Oktaviana
Rabu, 20 April 2022 19:02
Apa Itu Malam Lailatul Qodar dan Kapan Datangnya? Berikut Penjelasannya
Malam lailatul qodar adalah malam yang memiliki banyak keistimewaan.

Dream – Di bulan suci Ramadan terdapat sebuah peristiwa yang sangat istimewa bagi umat Islam, yakni malam lailatul qodar. Di mana pada malam ini yang disebut sebagai malam seribu bulan sangatlah diharapkan oleh setiap umat Islam agar bisa mendapatkannya. Hal ini karena ada berbagai keutamaan yang bisa diperoleh.

Malam lailatul qodar menjadi malam di mana Allah SWT memberikan ampunan kepada setiap hamba, Allah SWT melipatgandakan pahala dari amalan baik yang kita lakukan, dan masih banyak lagi. Sehingga wajar saja jika umat Islam tidak ingin menyia-nyiakan malam lailatul qodar tersebut.

Malam lailatul qodar pun juga dijelaskan oleh Allah SWT di dalam Al-Quran berikut dengan tanda-tanda serta waktu kedatangannya. Sehingga penting sekali bagi umat Islam untuk mengetahuinya agar semakin termotivasi untuk bisa mencapai malam yang istimewa tersebut.

Berikut adalah penjelasan lebih lengkap tentang apa itu malam lailatul qodar dan waktu kedatangannya sebagaimana dirangkum Dream melalui berbagai sumber.

1 dari 3 halaman

Apa Itu Malam Lailatul Qodar?

Pengertian malam lailatul qodar© Shutterstock.com

Sebagian besar umat Islam tentunya sudah familiar dengan malam lailatul qodar. Banyak yang menganggap bahwa malam lailatul qodar sangatlah istimewa dan mereka pun sangat berharap bisa mendapatkannya. Namun, belum semuanya mengetahui secara jelas apa itu sebenarnya malam lailtul qodar.

Seperti dikutip dari islam.nu.or.id, malam lailtul qodar adalah malam yang penuh akan berkah. Hal tersebut pun dijelaskan dalam firman Allah SWT melalui surat Ad-Dukhan ayat 3 berikut ini:

اِنَّآاَنْزَلْنٰهُفِيْلَيْلَةٍمُّبٰرَكَةٍاِنَّاكُنَّامُنْذِرِيْنَ

Artinya: Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi. ) Sungguh, Kamilah yang memberi peringatan.” (QS. Ad-Dukhan: 3).

Kemudian Quraish Shihab pun menjelaskan arti dari kata qodar itu sendiri yang memiliki tiga arti sebagai berikut:

Arti Pertama

Qodar memiliki arti penetapan atau pengaturan. Jadi, lailatul qodar adalah malam penetapan Allah SWT bagi perjalanan hidup manusia. Adanya pendapat ini dengan dikuatkan oleh firman Allah SWT dalam surat Ad-Dukhan ayat 3.

Kitab suci Al-Quran yang turun pada malam lailatul qodar diartikan bahwa pada saat itu Allah SWT sudah mengatur dan menetapkan khittah serta strategi bagi Nabi Muhammad saw agar mengajak umat manusia pada agama yang benar. Kemudian ditetapkan juga perjalanan sejarah umat manusia, baik sebagai manusia individu maupun kelompok.

2 dari 3 halaman

Pengertian Malam Lailatul Qodar

Arti Kedua

Qodar artinya adalah kemuliaan. Di mana malam lailatul qodar adalah malam yang sangat mulia dan tidak ada bandingannya. Dianggap mulia karena malam itu dipilih sebagai waktu diturunkannya Al-Quran yang merupakan pedoman hidup bagi umat Islam

Bahkan kata qodar yang bermakna mulia terdapat dalam firman Allah SWT melalui surat Al-An’am ayat 91 berikut ini:

وَمَاقَدَرُوااللّٰهَحَقَّقَدْرِهٖٓاِذْقَالُوْامَآاَنْزَلَاللّٰهُعَلٰىبَشَرٍمِّنْشَيْءٍۗقُلْمَنْاَنْزَلَالْكِتٰبَالَّذِيْجَاۤءَبِهٖمُوْسٰىنُوْرًاوَّهُدًىلِّلنَّاسِتَجْعَلُوْنَهٗقَرَاطِيْسَتُبْدُوْنَهَاوَتُخْفُوْنَكَثِيْرًاۚوَعُلِّمْتُمْمَّالَمْتَعْلَمُوْٓااَنْتُمْوَلَآاٰبَاۤؤُكُمْۗقُلِاللّٰهُۙثُمَّذَرْهُمْفِيْخَوْضِهِمْيَلْعَبُوْنَ

Artinya: Mereka tidak mengagungkan Allah sebagaimana mestinya ketika mereka berkata, “ Allah tidak menurunkan sesuatu pun kepada manusia.” Katakanlah (Muhammad), “ Siapakah yang menurunkan Kitab (Taurat) yang dibawa Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia, kamu jadikan Kitab itu lembaran-lembaran kertas yang bercerai-berai, kamu memperlihatkan (sebagiannya) dan banyak yang kamu sembunyikan, padahal telah diajarkan kepadamu apa yang tidak diketahui, baik olehmu maupun oleh nenek moyangmu.” Katakanlah, “ Allah-lah (yang menurunkannya),” kemudian (setelah itu), biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya.” (QS. Al-An’am: 91).

Arti Ketiga

Qodar memiliki arti sempit. Di mana pada malam lailatul qodar adalah malam yang sempit karena banyak malaikat yang turun ke bumi. Hal tersebut ditekankan dalam surat Al-Qodar ayat 4 berikut ini:

تَنَزَّلُالْمَلٰۤىِٕكَةُوَالرُّوْحُفِيْهَابِاِذْنِرَبِّهِمْۚمِنْكُلِّاَمْرٍۛ

Artinya: Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.” (QS. Al-Qodar: 4).

3 dari 3 halaman

Waktu Datangnya Malam Lailatul Qodar

Waktu Datangnya Malam Lailatul Qodar© Pixabay.com

Setiap umat Islam biasanya akan berburu malam lailatul qodar pada bulan Ramadan. Namun, malam yang istimewa tersebut tidaklah mudah untuk ditentukan karena tidak pasti. Sehingga tidak ada yang menginformasikan kapan kedatangannya. Namun dalam sebuah riwayat Abu Dawud yang dikutip dari islam.nu.or.id, Rasulullah saw pernah ditanya tentang waktu terjadinya malam lailatul qodar tersebut. Lalu beliau menjawab:

Lailatul qodar ada pada setiap bulan Ramadan.” (HR. Abu Dawud).

Tapi kemudian ada hadis lain yang diriwayatkan oleh Aisyah, di mana hadis tersebut berisi perintah dari Rasulullah saw sebagai berikut:

تَحَرَّوْالَيْلَةَالْقَدْرِفِيْالْوِتْرِمِنَالْعَشْرِالْأَوَاخِرِمِنْرَمَضَانَ

Artinya: Carilah Lailatul Qadar itu pada tanggal gasal dari sepuluh terakhir pada bulan Ramadhan. (HR. Bukhari).

Ada juga pendapat yang lain yang mengatakan bahwa malam lailatul qodar itu terjadi pada tanggan 17 Ramadan, 21 Ramadan, 24 Ramadan, dan tanggal gasal pada 10 akhir Ramadan.

Ketidakpastian dari kapan terjadinya malam lailatul qodar tersebut tentunya memiliki alasan tersendiri dan baik bagi umat Islam. Alasannya adalah agar umat Islam semakin bersemangat dan termotivasi untuk banyak melakukan ibadah kapan saja dan di mana saja. Sehingga tidak bergantung pada salah satu waktu saja untuk menjalankan ibadah.

Jika sampai malam lailatul qodar tersebut diberitahu waktunya secara tepat, maka bisa saja umat Islam hanya rajin beribadah di waktu itu saja. Sedangkan waktu yang lain mungkin tidak serajin saat malam lailatul qodar.

Beri Komentar