Balita Donor Organ di Ujung Ajal, 5 Nyawa Diselamatkan

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 3 Oktober 2014 12:04
Balita Donor Organ di Ujung Ajal, 5 Nyawa Diselamatkan
Walaupun masih sangat kecil, Liu Jingyao paham dan setuju untuk memberikan organ tubuhnya jika kelak dia meninggal. Sampai akhirnya ajal menjemput.

Dream - Liu Jingyao, balita perempuan 3 tahun dari Tiongkok ini mencuri perhatian tim medis karena kebaikan hatinya. Balita ini usianya tidak panjang, tetapi dia menjawab doa lima orang agar mereka bisa memiliki usia yang panjang.

Dilansir stomp.com.sg, Liu Jingyao kecil telah meninggal akibat kanker otak ganas seminggu yang lalu. Kepergian Liu Jingyao tidak berlalu begitu saja, karena dia menyumbangkan organ tubuhnya untuk orang lain yang membutuhkan.

Organ itu diberikan pada lima orang yang akan menjalani transplantasi jantung, hati, ginjal dan kornea mata.

Penyakit yang diderita Liu Jingyao membuat kepalanya mengalami pembengkakan. Balita itu diketahui memiliki kanker ganas di otak pada awal tahun ini.

Liu Jingyao bahkan kesulitan berbicara akibat penyakit yang menyerangnya. Di masa-masa sulit itu, ayah Liu Jingyao menceritakan hal-hal tentang berbuat baik seperti menyumbangkan organ tubuhnya untuk orang lain.

Walaupun masih sangat kecil, Liu Jingyao paham dan setuju untuk memberikan organ tubuhnya jika kelak dia meninggal. Butuh perjuangan keras agar anggota keluarga yang lain setuju juga dengan pemikiran Liu Jingyao.

Masa-masa perjuangan Liu Jingyao telah berakhir, balita itu meninggal dunia pada 23 September di People's Hospital of Jiangxi, China Selatan. Tim dokter langsung melakukan pembedahan untuk mengambil organ tubuh Liu Jingyao.

" Dia masih terlalu muda dan beberapa organnya masih sangat kecil. Tapi kamu bisa memberikan transplantasi ginjal pada salah satu pasien. Bagian hati, jantung dan kornea akan kami berikan pada empat pasien lain," ujar dokter Zhang Ming.

Transplantasi organ dari Liu Jingyao sudah dilakukan pada pasien yang membutuhkan. Sejauh ini kondisi penerima donor stabil. (Ism)

 BACA JUGA : 

Ibu Asyik Main Ponsel, Bayi Meninggal Tenggelam di Ember

Jenazah Balita Utuh Hingga 94 Tahun

Detik-Detik Balita Ashira Melawan Tumor

Balita Hidup dengan Kanker dan Satu Ginjal

 

Beri Komentar