Gunung Agung (Foto: BNPB)
Dream - AirNav Indonesia memperpanjang penutupan Bandara I Gusti Ngurah Rai, hingga Kamis 30 November 2017 pukul 07.00 WITA. Keputusan itu diambil berdasarkan rapat pemangku kepentingan penerbangan dan didukung data Darwin Volcanic Ash Advisory Center (DVAAC).
" Sebaran debu vulkanik masih mengarah ke arah selatan, menyebar dengan kecepatan 15 knots pada ketinggian dari permukaan sampai dengan flight level 20.000 kaki," kata Direktur Operasi AirNav Indonesia, Wisnu Darjono, Rabu 29 November 2017.
Wisnu menuturkan, sebanyak tujuh rute domestik dan 10 rute internasional air traffic service (ATS) terdampak oleh debu vulkanik.
“ Bandara Banyuwangi untuk saat ini berada di luar area yang terdampak debu vulkanik dengan jarak 21 nautical miles kondisi masih normal operasi. Begitu pula dengan Bandara Internasional Lombok Praya, kondisi masih beroperasi normal,” ucap Wisnu.
Menurut Wisnu, personel navigasi penerbangan terus bersiaga. Sepuluh bandara alternatif telah disiapkan untuk mengantisipai Gunung Agung antara lain Jakarta, Makassar, Surabaya, Lombok, Balikpapan, Solo, Ambon, Manado, Kupang, dan Banyuwangi.
" Kami akan terus mengoptimalkan sumber daya manusia, peralatan navigasi penerbangan dan prosedur yang kami miliki untuk dapat meminimalisir dampaknya terhadap penerbangan di ruang udara Indonesia,” ucap dia.
Advertisement
Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara



Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Cara Berhenti Minum Minuman Manis dalam 14 Hari, Ikuti Langkah Sederhana Ini

PMI Salurkan 1 Juta Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau