Warga Binaan Melakukan Rekam E-KTP Di Lapas Narkotika IIA Cipinang, Jakarta, Kamis (17/1). Percepatan Perekaman E-KTP Ini Menjadi Bagian Penting Untuk Menyukseskan Pemilu 2019 Di Lapas Dan Rutan. (Merdeka.com/Imam Buhori)
Dream - Badan Amil Dalil Nasional (Baznas) bersama Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, menjalin kerja sama memanfaatkan data kependudukan untuk memetakan mustahik (penerima zakat) dan muzaki (pemberi zakat).
" Data kependudukan yang sangat detail, sehingga kita lebih bisa mengidentifikasi muzaki potensial dan ketika kita menyalurkan menyasar dengan sebaik-baiknya," ujar Ketua Baznas, Bambang Sudibyo di kantornya, Rabu, 8 Mei 2019.
Bambang mengatakan, dengan berbasis data diharapkan tidak terjadi penyaluran ganda kepada mustahik. Sehingga, penyaluran zakat dapat tepat sasaran.
" Maka akan kita susun pendapatan per kapita berapa ini, bisa kita dapatkan datanya di Ditjen Dukcapil," ucap dia.
Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrullah mengatakan saat ini sudah lebih dari seribu lembaga yang bekerja sama memanfaatkan data dukcapil.
" Dan kami sudah kerja sama 1.210 lembaga yang sudah kerja sama. Semangatnya semua mustahik dan muzaki nanti terdata," kata Zudan.
Zudan menuturkan, dengan kerja sama ini pemetaan data mutahik dan muzaki bisa lebih baik. Sehingga, nantinya para mustahik dapat terbantu dengan baik dan harapan lebih jauhnya mereka akan tumbuh menjadi muzaki.
Meski data dukcapil bisa diakses oleh lembaga lain, Zudan menjamin data tersebut aman karena sebelum sepakat untuk melakukan kerja sama.
Ditjen Dukcapil akan terlebih dahulu melihat kredibilitas lembaga tersebut.
" Ini data kita bersama yang perlu kita optimalkan dan dijaga kerahasiaannya," ujar dia. (ism)
Advertisement
Seluruh Sektor Kompak Menguat, IHSG Tancap Gas di Penutupan Sesi I

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo


5 Cara Membantu Tubuh Mengeluarkan Mikroplastik, Bisa Dimulai dari Konsumsi Makanan Bergizi

Alkimia: Ilmu Kuno yang Dipelajari Berabad-Abad, Adakah Hubungannya dengan Kimia Modern?

Teh Panas atau Es, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Antioksidan?

Benarkah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan? Studi Ungkap Jawabannya Tak Sesederhana Itu


Bahlil Lahadalia: Dulu Sopir Angkot, Kini Setir Dua Pos Menteri
