Innalillahi, Bocah Tewas Diserang Anjing Peliharaan Sendiri

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 7 Agustus 2017 12:20
Innalillahi, Bocah Tewas Diserang Anjing Peliharaan Sendiri
Karena merasa sudah akrab, Ramiza tidak takut pada anjing yang dipelihara keluarganya.

Dream - Bocah 8 tahun, Ramiza Bazigha, meregang nyawa di rumahnya sendiri di Jalan Candi Penataran 10 RT 02 RW 02, Mojolangu, Lowokwaru, Malang, Jawa Timur. Dia tewas setelah diserang anjing jenis pitbull yang merupakan peliharaan keluarga.

Insiden itu terjadi pada Minggu, 6 Agustus 2017, sekitar pukul 16.30 WIB. Kabar tersebut menyebar melalui akun grup percakapan di Facebook, Komunitas Peduli Malang (Asli Malang).

Awalnya, Ramiza bermain boneka ditemani neneknya di lantai 2. Tetapi, boneka itu terjatuh tepat di kepala anjing berumur 4 tahun itu yang sedang tertidur.

Anjing hitam ini nampak menagis usai ditinggalkan majikannya

(Ilustrasi)

Melihat bonekanya jatuh, korban berlari untuk mengambilnya di kandang anjing. Karena merasa sudah jinak, anak pasangan Wisnu dan Aniswatin itu tidak takut pada anjing tersebut.

 

1 dari 2 halaman

Dikira Sudah Jinak

Dikira Sudah Jinak © Dream

Nyatanya, si anjing langsung menyerang dan menggigit tepat di leher Ramiza. Sang nenek yang baru saja menunaikan sholat ashar mengetahui kejadian itu dan langsung berteriak meminta tolong.

Beberapa tetangga datang dan mencoba memaksa anjing itu melepas gigitannya. Sayangnya, si anjing itu tidak melepas cengkeraman giginya hingga membuat Ramiza meninggal dunia.

 

2 dari 2 halaman

Korban Dibawa Ke RS

Korban Dibawa Ke RS © Dream

Kejadian tersebut dibenarkan Kapolsek Lowokwaru, Kompol Bindriyo. Menurut dia, saat itu korban tidak sedang dalam pengawasan siapapun.

" Saat itu korban ditinggal sholat, tidak ada siapapun saat kejadian berada di dekat korban," kata Bindriyo, seperti dilansir pojoksatu.id.

Lebih lanjut, Bindriyo mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus ini. Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Malang dan anjing tersebut telah dievakuasi.