Buntut Singkong Goreng Antarkan Aku ke Tanah Suci

Reporter : Ayik
Kamis, 19 Maret 2015 07:03
Buntut Singkong Goreng Antarkan Aku ke Tanah Suci
Saya mungkin tidak bisa membalas budi baik Bapak. Tapi, saya ingin memberangkatkan Bapak ke Tanah Suci.

Dream - Siapa yang menanam kebaikan tentu akan memetiknya di kemudian hari. Mungkin itu juga yang terjadi pada penjual gorengan ini.

Setiap hari, penjual gorengan ini mangkal di ujung jalan. Di tempatnya berjualan, anak-anak kecil biasanya selalu asyik bermain. Meski hanya penjual gorengan, ia tetap rela berbagi dengan bocah di sekitarnya.

Tak ada kado spesial yang diberikan penjual gorengan itu pada bocah-bocah itu. Namun, bila ada anak yang melihat dagangannya dengan pandangan menghiba lapar, biasanya dia sering memberi buntut singkong goreng yang tak dijual karena ukurannya terlalu kecil. Dan itu dia berikan secara gratis.

Waktu terus bergulir. Tanpa terasa sudah 20 tahun penjual gorengan tersebut menjalani profesinya itu. Kehidupannya  nyaris  tak pernah berubah. Gerobak dagangannya tak banyak berubah, serta gorengan tahu, tempe, bakwan, singkong yang selalu hangat ia jual,  selalu siap memanjakan pembeli.

Tiba-tiba sebuah mobil sedan hitam mewah berhenti di depan gerobak.

" Buntut singkong gorengnya ada pak?" Tanya seorang pemuda.

Si tukang gorengan lantas menjawab, “ Nggak ada, Mas.”

“ Saya kangen sama buntut singkongnya, Pak. Dulu waktu kecil, ketika ayah saya baru meninggal, tidak ada yang membiayai hidup saya. Teman-teman saya mengejek saya karena tidak bisa beli jajanan. Tapi waktu itu, Bapak selalu memberi buntut singkong goreng kepada saya, setiap kali saya main di dekat gerobak bapak,” ujar pria muda itu.

Penjual gorengan itu sama sekali tidak pernah menyangka karena bocah tersebut masih saja mengingat buntut goreng pemberian dirinya. Puluhan tahun lalu.

“ Bapak tidak sekadar memberi buntut singkong, tapi juga sudah memberikan kebahagiaan dan harapan buat saya. Saya mungkin tidak bisa membalas budi baik Bapak. Tapi, saya ingin memberangkatkan Bapak ke Tanah Suci. Semoga Bapak bahagia,” lanjut pria itu.

Ingin tahu lebih lanjut kisah ini? Yuk selengkapnya Baca di sini

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini!

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More