Dream - Seorang pria di India membatalkan pernikahannya karena marah melihat keluarga pengantin perempuan tidak menyediakan hidangan daging saat pesta jamuan makan.
Kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu pekan lalu di kampung Kulhedi di Muzaffarnagar, Uttar Pradesh.
Rombongan pengantin pria kecewa setelah menu yang dihidangkan dalam acara tersebut hanya terdiri dari sayuran tanpa daging.
Pengantin perempuan mencoba menjelaskan kepada pengantin pria. Tetapi pengantin pria bersikeras tidak ingin melanjutkan pernikahan itu.
Pihak keluarga perempuan mengatakan mereka tidak dapat menyediakan hidangan daging akibat krisis pasokan daging di Uttar Pradesh setelah pemerintah setempat melarang rumah penyembelihan hewan.
Tetapi, pernikahan itu akhirnya berhasil diselamatkan ketika seorang tamu tiba-tiba maju dan melamar pengantin perempuan tersebut.
Perempuan itu menerima lamaran tamu tersebut dan mereka dinikahkan setelah mendapat persetujuan keluarga masing-masing.
Pernikahan pasangan tersebut juga mendapat restu dari dewan kepala desa di daerah itu.
Kasus ini terjadi sejak pemerintah Uttar Pradesh memerintahkan penutupan rumah penyembelihan hewan. Akibatnya, harga daging kerbau, kambing dan ayam meningkat hampir dua kali lipat.
Seperti kebanyakan wilayah lainnya di India, Uttar Pradesh juga melarang penyembelihan dan penjualan daging sapi.
Banyak rumah penyembelihan hewan terpaksa ditutup sejak Yogi Adityanath dari partai BJP dipilih sebagai Ketua Menteri Uttar Pradesh yang baru pada 11 Maret lalu.
(Sumber: Mynewshub.cc)
© Dream
Dream - Inilah akibatnya jika menjadi suami serakah. Seorang pengantin pria di India yang baru 30 menit menikah harus menerima status duda dan dicerai sang istri di depan para tamu.
Kejadian langka itu terjadi pekan lalu di desa Chandve yang memang terkenal sebagai daerah sasaran para pencari mas kawin nikah. Si pengantin pria mendadak menuntut sebuah sepeda motor yang lebih bagus dan berperilaku buruk terhadap ayah mertua si gadis.
Sang pengantin wanita bernama Rubana Parween, putri dari Mohammad Basruddin Ansari yang menikah dengan Mumtaz Ansari, putra Ayb Ansari.
Prosesi pernikahan dilangsungkan hampir tengah malam pada haris sebelum resepsi. Awalnya semua berjalan normal.
Mendadak saat resepsi, sifat asli di pengantin pria keluar.
Tiba-tiba saja, Ansari mulai menuntut dibelikan sepeda Bajaj Pulsar. Padahal keluarga gadis itu sudah membeli sebuah motor dengan merek lain. Itupun sudah sesuai permintaan pengantin pria sebelumnya.
Ketika keluarga pengantin wanita memberi tahu mereka hanya membeli sebuah sepeda motor sesuai keinginannya, si mempelai pria terlibat pertengkaran dengan ayah si gadis. Penduduk desa turun tangan dan mencoba meyakinkan mempelai laki-laki tapi sia-sia.
Si pengantin yang merajuk sepeda motor itu mengancam akan pulang tanpa mempelai wanita.
Saat mempelai wanita mengetahui kejadian tersebut, dia memanggil ayahnya ke dalam dan menolak untuk tinggal dengan mempelai pria.
" Pria yang tidak menghormati ayah saya tidak bisa menjadi suami saya," teriak pengantin wanita itu. " Saya tidak ingin tinggal dengan seorang pria yang tamak" .
© Dream
Di saat itu pula, penghulu dipanggil masuk dan pihak keluarga gadis menyerahkan sebuah " talaq" terbuka kepada si pengantin pria serakah itu. Pernikahan itu hanya berlangsung hampir 30 menit.
Ayah gadis tersebut meminta keluarga mempelai pria untuk mengembalikan uang yang dibayarkan kepada mereka sebagai mas kawin. Tak disangka, pihak keluarga pria menolak.
Kesal dengan ulah keluarga tersebut, penduduk desa kemudian menangkap pengantin laki-laki dan saudaranya Mohammad Imtiyaz.
Warga mencukur rambut mereka. Tak puas, warga mengumpulkan sepatu dan mengalungkan sebuah plakat bertuliskan Saya Peburu Mas Kawin di leher mereka.
Pengantin serakah ini akhirnya diizinkan pulang dengan tangan hampa. Tanpa sepeda motor maupun sepeda motor idamannya.
Sebelum diizinkan pulang, keluarga mempelai pria juga diminta untuk memberikan permintaan maaf secara tertulis dan berjanji untuk mengembalikan semua mahar yang telah mereka ambil.(Sah)
© Dream
Dream - Mendapat momongan tentu saja menjadi impian dari setiap pasangan yang telah menikah. Maka tak heran banyak pasangan suami istri yang mengupayakan berbagai cara agar lekas mendapatkan keturunan.
Hal yang sama juga terjadi pada pasangan satu ini. Bedanya, kisah pasangan ini diwarnai kekonyolan sampai-sampai membuat mereka menjadi viral dan mengundang gelak tawa para netizen.
Diketahui, keduanya baru saja menjalani bahtera pernikahan selama 3 bulan. Beberapa hari terakhir, si istri mengalami muntah-muntah. Suaminya menduga bahwa ini pertanda hamil.
Ia pun kemudian membeli alat tes kehamilan atau biasa disebut test pack. Untuk lebih memastikan, si suami lantas bertanya juga kepada temannya melalui pesan WhatsApp.
Tapi, pertanyaan yang dilontarkan si pria kepada temannya malah bikin ngakak.
Pertanyaan kocak itu kemudian di-capture dan diunggah oleh akun Facebook Hodi Min'z pada Senin, 2 Januari 2017.
Dan sejak dibagikan, unggahan tersebut langsung menjadi bahan tertawaan para netizen. Bahkan menjadi viral.
Berikut isi percakapan WhatsApp antara si pria dan temannya, yang jadi viral di Facebook:
" Salam lan, aku ingin tanya… istri aku muntah-muntah dah 2-3 hari ini, tadi aku beli benda ini untuk mengetahui apakah dia mengandung atau tidak, sekali tunjuk 36,4?
Maksudnya itu mengandung 36 minggu ya??
Tapi masalahnya aku baru menikah 3 bulan? Macam mana tu?," tulis seorang yang tak diketahui identitasnya itu.
Si pria juga mengirim foto sebuah alat dengan angka 36,4 di layar.
Dan ternyata, alat tes kehamilan yang ia beli rupanya adalah alat untuk mengukur suhu atau termometer. Inilah yang kemudian menjadi bahan tertawaan para pengguna Facebook