Cerita Seram Perawat Urus Jenazah Kakek Tua Korban Sihir, Badan Bengkak Kayak Balon, Air Berbau Busuk Keluar Ketika Dipegang

Reporter : Sugiono
Jumat, 25 November 2022 10:01
Cerita Seram Perawat Urus Jenazah Kakek Tua Korban Sihir, Badan Bengkak Kayak Balon, Air Berbau Busuk Keluar Ketika Dipegang
Dia tidak tahu dari mana datangnya air berbau anyir tersebut. Setiap kali dipegang, badan Uncle mengeluarkan air busuk dalam jumlah banyak.

Dream - Pengalaman seram sekaligus sedih saat merawat seorang kakek tidak mungkin dilupakan perawat yang hanya ingin dikenal sebagai Miss Mira.

Mengawali ceritanya, Miss Mira pada mulanya tidak percaya pasien yang diurus proses pemulasarannya sakit karena menjadi korban santet.

Namun apa yang terjadi di depan matanya itu mengubah persepsi bahwa amalan jahat seperti itu tidak mengenal suku atau agama.

1 dari 5 halaman

Menyebut pasien yang dirawatnya sebagai Uncle, Miss Mira mengatakan kakek tersebut masuk rumah sakit sudah dalam keadaan parah.

Kata Miss Mira, badan Uncle membengkak seperti balon. Sementara tangan kiri dan kanannya diamputasi mulai dari siku.

Pun begitu, Miss Mira tidak mengetahui penyebab kenapa kedua tangan Uncle tersebut diamputasi.

Jauh di lubuk hati, Miss Mira tidak yakin hilangnya kedua anggota badan Uncle disebabkan oleh penyakit diabetes.

Lebih menyedihkan lagi, sepanjang Uncle berada di rumah sakit, tidak ada satu pun yang datang menemani atau sekadar menjenguk.

2 dari 5 halaman

Setelah beberapa lama dirawat, keadaan Uncle semakin hari semakin menurut. Mungkin karena Uncle sudah lama sakit.

Akhirnya, beberapa hari tergolek di tempat tidur, Uncle disahkan meninggal dunia di rumah sakit.

Dari sinilah Miss Mira tahu bahwa Uncle sakit karena dibikin orang. Uncle adalah korban ilmu sihir.

3 dari 5 halaman

Bagi Miss Mira, mengurus jenazah Uncle merupakan tantangan tersendiri. Masalahnya kondisi jenazahnya sungguh memprihantikan.

Badan Uncle mengeluarkan air yang berbau busuk dan anyir setiap kali dipegang. Hal ini menyulitkan Miss Mira saat membungkus jenazah Uncle. Akibatnya mengurus jenazah Uncle membutuhkan waktu yang sangat lama.

“ Mengurus mayatnya sangat menantang, butuh waktu sangat lama. Kenapa aku bilang cukup menantang?

“ Gimana tidak menantang, setiap kali pegang jenazah Uncle aku seperti menyentuh spons basah... baru dipegang, air langsung merembes keluar," katanya.

4 dari 5 halaman

Miss Mira tidak tahu dari mana datangnya air berbau anyir tersebut. Setiap kali dipegang, badan Uncle mengeluarkan air dalam jumlah banyak.

Karena kondisinya yang demikian itu, Miss Mira terpaksa menggunakan kapas untuk menutup badan Uncle.

Dia terpaksa melakukan itu untuk mencegah kain yang membalut jenazah Uncle basah.

Bahkan tiga helai kain putih digunakan untuk membalut jenazah Uncle. Padahal biasanya hanya butuh sehelai kain putih sudah cukup.

5 dari 5 halaman

Setelah mengurus jenazah Uncle, Miss Mira dikejutkan dengan kehadiran seorang wanita tua yang ternyata istri kakek tersebut.

Namun istri Uncle datang ke rumah sakit tanpa ditemani siapa pun. Lebih aneh lagi, istri Uncle tampak tidak memperlihatkan raut wajah sedih seperti layaknya istri kehilangan suami untuk selamanya.

Dengan wajah yang tampak tenang, istri Uncle mengaku ingin membawa jenazah suaminya itu pulang.

Namun hal yang tidak dapat dilupakan Miss Mira adalah kata-kata istri Uncle yang sayu dan menyedihkan.

Setelah mengucapkan terima kasih karena membantu menguruskan jenazah suaminya, wanita tua itu berkata '‘sudah lama dia menderita sakit... ada orang bikin dia sakit. Biarlah dia mati daripada menanggung sakit.'

Sumber: mStar

Beri Komentar