Cerita Tragis di Balik Aksi Bakar Hidup-hidup Begal Motor

Reporter : Sandy Mahaputra
Rabu, 25 Februari 2015 12:02
Cerita Tragis di Balik Aksi Bakar Hidup-hidup Begal Motor
Emosi warga makin meledak ketika mengetahui pelaku memiliki kelebihan spiritual.

Dream - Warga Jakarta dan kota penyangga ibu kota lainnya tengah diresahkan dengan maraknya aksi sadis para pelaku begal sepeda motor. Mereka bahkan tak segan menganiaya korban hingga tewas.

Minimnya patroli polisi berjaga di daerah rawan membuat pelaku begal makin leluasa melakukan aksinya. Situasi ini membuat warga nekat melakukan aksi 'balas dendam' terhadap pelaku begal.

Seorang pelaku pembegalan jadi tumbal. Pria yang tidak diketahui identitasnya dihakimi massa dengan cara dibakar hidup-hidup di kawasan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa dini hari, 24 Februari.

Warga sekitar rupanya sudah kelewat murka dan menumpahkan kekesalan terhadap pelaku begal yang berjumlah empat orang itu. Apalagi pelaku sempat melawan dengan sebilah celurit saat tengah ditangkap warga. Satu pelaku berhasil ditangkap, sisanya kabur.

Emosi warga makin meledak ketika mengetahui pelaku memiliki kelebihan spiritual. Dari situ terpicu aksi membakar pelaku begal dalam kondisi masih bernyawa.

Tubuh pelaku disiram bensin dan lalu dibakar dalam kondisi bernyawa. Pelaku begal tewas dalam kondisi luka di tubuh sangat parah, sebagian besar bagian tubuhnya hangus terbakar.

" Kawanan begal itu berjumlah empat orang, hanya satu saja yang tertangkap warga dan dihakimi hingga tak bernyawa," ujar Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Pondok Aren, Inspektur Dua Agung menjelaskan kejadian.

Pelaku begal ditangkap massa setelah korban pembegalan bernama Sri Triani berteriak minta tolong. Pelaku sempat melukai tangan dan tubuh korban dengan senjata tajam ketika berusaha merampas motor.

" Kita tengah memburu tiga pelaku begal lainnya yang berusaha kabur," kata Agung.

Polisi menghimbau warga langsung menyerahkan pelaku ke kantor polisi terdekat dan meminta tidak main hakim sendiri. Pelaku pembakar begal motor bisa dikenakan sanksi.

Sudah lebih dari lima warga di Jakarta, Kota Depok, Bekasi dan Tangerang Selatan menjadi korban kesadisan para begal. Di Kota Depok, dua pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah dianiaya para begal. (Ism) 

Beri Komentar