Disebut Marahi Menteri, Jokowi: Bukan Marah, Memotivasi

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 14 Juli 2020 09:01
Disebut Marahi Menteri, Jokowi: Bukan Marah, Memotivasi
Jokowi memberikan target kepada para menteri untuk menekan positivity rate Covid-19.

Dream - Presiden Joko Widodo sempat menunjukkan ekspresi marah saat rapat kabinet membahas penanganan Covid-19 beberapa pekan lalu. Jokowi berbicara dengan nada sedikit tinggi dalam rapat tersebut.

Setelah lama diam, Jokowi menjelaskan soal situasi sidang kabinet paripurna yang sekilas memang terlihat menegangkan tersebut. Presiden menyatakan dia tidak sedang memarahi para pembantunya melalui memberikan motivasi.

" Saya minta para menteri untuk bekerja keras, tapi kalau mintanya dengan nada yang berbeda, yang untuk memotivasi para menteri untuk bekerja lebih keras lagi, bukan marah, memotivasi agar lebih keras lagi bekerjanya," ujar Jokowi, dikutip dari Merdeka.com.

Jokowi mengatakan saat ini dia memberi target para menteri untuk melakukan pencegahan secara lebih massif. Dia ingin angka positif Covid-19 dapat ditekan.

" Kalau sekarang mencegah agar tidak naik, yang sembuh makin banyak, yang positivity ratenya makin rendah, ya hanya begitu saja. Apalagi. Tes massif, tracing agresif, treatment yang dikerjakan manajemen yang baik, beberapa daerah belum melakukan ini, kita ingatkan," kata Jokowi.

1 dari 1 halaman

Sebelumnya, Jokowi sempat berbicara dengan nada tinggi ketika menyoroti kinerja para menteri dalam menangani Covid-19. Jokowi menilai kinerja jajaran kabinetnya belum optimal, bahkan ada yang menganggap virus corona sebagai masalah biasa.

" Saya lihat, masih banyak kita ini yang seperti biasa-biasa saja. Saya jengkelnya di situ, ini apa nggak punya perasaan? Suasana ini krisis," kata Jokowi.

Jokowi mengingatkan sangat berbahaya jika sampai Covid-19 dianggap sebagai masalah yang normal. Dia pun meminta para menteri bekerja lebih keras lagi.

" Perasaan ini tolong sama, kita harus sama perasaannya. Kalau ada yang berbeda satu saja, sudah berbahaya," kata dia.

Sumber: Merdeka.com

Beri Komentar