Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Dalam satu hari, tentu tidak kita habiskan dengan amalan-amalan ibadah saja. Misalnya, tidak mungkin kita sholat sepanjang waktu, atau membaca Alquran.
Kita akan mengisi waktu dalam sehari dengan banyak kegiatan non-ibadah. Bahkan porsinya bisa lebih banyak dari amalan ibadah.
Misalnya saja, kita bekerja, makan, menyapu lantai atau halaman, dan masih banyak lagi. Kegiatan ini adalah aktivitas harian kita.
Tetapi, sebenarnya kita bisa mendapatkan pahala dari berbagai aktivitas harian itu. Yang pada dasarnya hukumnya adalah mubah atau sekadar boleh dikerjakan namun tak bernilai ibadah.
Agar aktivitas mubah itu bisa mendatangkan pahala, amalkan selalu doa ini.
اللهم ما أعمله في هذا النهار ـ أو في هذه الليلة ـ من خير، فهو امتثال لأمرك، وما أتركه من معصية فهو امتثال لنهيك
Allahumma ma a'maluhu fi hadzan nahari, au fi hadzihil lailati min khoir fa huwa imtitsal li amrika, wa ma atrakuhu min ma'shiyati fa huwa imtitsal li nahyika.
Artinya,
" Ya Allah, perbuatan baik yang saya kerjakan siang hari atau malam hari ini karena mengikuti perintah-Mu. Perbuatan maksiat yang aku tinggalkan itu semata-mata karena menjauhi larangan-Mu."
Sumber: Bincang Syariah.
Dream - Tak ada yang bisa lepas dari kesalahan dan dosa. Tentu, setiap dari kita ingin menghapus dosa-dosa itu. Sayangnya manusia adalah makhluk lemah yang selalu lupa.
Terkadang kesibukan dunia membuat manusia lupa untuk berpasrah. Lupa untuk berserah dan memohon ampunan kepada Allah.
Langkah tobat bisa kita lakukan kapan saja. Selama kita masih mengingat Allah, bisa menjadi jalan tobat.
Selain itu, dengan memperbanyak istighfar. Serta selalu berusaha menjauhi perbuatan dosa.
Ketika kita merasa memiliki banyak dosa, segera lafalkan istighfar ini.

Allahumma astaghfiruka lidzambi wa astahdika limarasyidi amri wa atubu ilaika fatub 'alayya innaka anta rabbi.
Artinya,
" Ya Allah, aku memohon ampun kepada-Mu atas dosaku, aku memohon petunjuk kepada-Mu pada kebenaran-kebenaran urusanku, dan aku bertobat kepada-Mu maka terimalah tobatku, sesungguhnya Engkau adalah Tuhanku."
Sumber: Bincang Syariah.