(Foto: Shutterstock)
Dream - Kehidupan kita kelak akan berakhir. Dunia mengalami kiamat dan kita memasuki hari perhitungan.
Seluruh amal kita akan diperhitungkan. Ini untuk menentukan di mana tempat kita ketika hari akhir nanti.
Ketika akan masuk surga, kita akan melewati jembatan yang disebut Shirathal Mustaqim. Jembatan yang digambarkan berukuran sangat kecil, bahkan lebih kecil dari sehelai rambut.
Disebutkan siapapun yang bisa melewati jembatan tersebut maka akan masuk surga. Jika tidak bisa, maka akan tercebur ke dalam neraka.
Tentu kita jadi khawatir tidak bisa melewatinya. Nah, agar Shirathal Mustaqim dilebarkan sehingga kita bisa berjalan di atasnya, amalkan selalu doa ini.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له إلها واحدا وربا شاهدا لا معبود سواه ونحن له مسلمون
Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la syarikalahu ilahaw wahidaw wa rabban syahidal la ma'buda siwahu wa nahmu lahu muslimun.
Artinya,
" Saya bersaksi tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, Tuhan Esa, tiada Tuhan yang berhak disembah selain Dia, dan kami semua memasrahkan diri kepada-Nya."
Sumber: Bincang Syariah
Dream - Namanya manusia, tidak ada yang selalu benar baik ucapan maupun tindakan. Ada saja saat kita melakukan kesalahan yang berujung dosa.
Paling gampang saja, kita sering tidak sadar membuat perkataan yang menyakiti orang lain. Dia yang jadi objek omongan mungkin tidak terima, sehingga bisa jadi dosa buat kita.
Mungkin kita menganggap ucapan tersebut hanya bercanda. Meski begitu, tetap saja jadi dosa jika orang yang kita maksud tidak terima.
Kesalahan ini mungkin kita lakukan berulang. Tetapi karena menganggap ringan, kita jadi tidak sadar sudah melakukannya lagi.
Karena itulah, kita dianjurkan untuk bertobat setiap hari. Dengan doa ini, kita memohon ampunan kepada Allah agar dosa atas kesalahan yang terulang bisa terhapus.

Allahumma inni astaghfiruka mimma tubtu ilaika minhu summa udtu fihi wa astaghfiruka mimma ja'altahu 'ala nafsi tsumma la uffi bihi laka wa astaghfiruka mima za'amta anni aradtu bihi wajhaka fakholata qolbi minhu ma qod 'amiltu
Artinya.
" Ya Tuhan, sesungguhnya aku memohon ampun kepada-Mu dari apa-apa yang telah aku sesali kemudian aku mengulanginya, dan aku memohon ampun atas apa yang telah Engkau tetapkan namun aku tak melakukannnya, dan aku memohon ampun atas prasangkaku terhadap-Mu yang membuat hatiku resah."
Dream - Namanya manusia, tentu kita tak lepas dari dosa. Apapun jenis dosa itu, bisa saja kita dapatkan.
Bisa dari amalan buruk dengan kadar ringan seperti mematahkan ranting pohon milik tetangga. Hingga dari perbuatan dengan kadar yang sangat besar.
Dosa-dosa itu bisa terjadi sepanjang hayat kita. Bahkan dari sesuatu yang tidak kita sadari.
Jikapun dihitung, tentu catatan kita tidak akan pernah bisa merangkum semua dosa. Ini karena saking banyaknya kesalahan yang kita lakukan.
Agar bisa lepas dari semua dosa tersebut, azamkanlah doa ini agar Allah mengampuni kita. Doa ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim bersumber dari sahabat Abu Musa Al Asy'ari.

Allahummaghfirli khothiati wa jahli wa israfi fi amri wama anta a'lamu bihi minni. Allahummaghfirli jaddi wa hazli wa khotoi wa 'amdi wa kullu dzalika 'indi. Allahummaghfirli ma qoddamtu wama akhkhortu wama asrortu wama a'lantu wama anta a'lamu bihi minni antal muqoddimu wa antal muakhkhiru wa anta 'ala kulli syaiin qodir.
Artinya,
" Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kebodohanku, keberlebih-lebihan dalam perkaraku, dan apa yang Engkau lebih mengetahui daripada aku. Ya Allah, ampunilah diriku dalam kesungguhanku, kelalaianku, kesalahanku, kesengajaanku, dan semua itu adalah berasal dari sisiku. Ya Allah, ampunilah aku dari segala dosa yang telah aku lakukan dan yang belum aku lakukan, segala dosa yang aku sembunyikan dan yang aku tampakkan, dan dosa yang Engkau lebih mengetahui daripad aku, Engkaulah Yang Maha Mendahulukan dan Yang Maha Mengakhirkan, dan Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."
Advertisement