(Foto: Shutterstock)
Dream - Selain manusia, Allah SWT menciptakan berbagai makhluk yang menghuni muka bumi sesuai dengan peran dan fungsinya masing-masing. Meski membuat takut manusia, Allah SWT juga menciptakan berbagai binatang buas untuk menciptakan keseimbangan dalam rantai makanan.
Sebagai makhluk, kita hanya meminta doa perlindungan dari binatang buas yang mungkin sewaktu-waktu menghadang di dalam perjalanan.
Salah satu binatang buas yang cukup sering ditemukan masyarakat adalah ular. Beberapa bulan lalu bahkan banyak warga menemukan binatang reptil ini bersembunyi di rumah, lapangan, atau selokan.
Selain ular jenis sanca, beberapa warga ada yang menemukan ular kobra di dekat pemukiman mereka. Mendengar nama kobra langsung terbanyak bisanya yang mematikan ketika mematok korbannya.
Selain upaya-upaya lahiriah berupa melindungi rumah dari kemungkinan menjadi sarang ular, kita tentunya meminta perlindungan dengan memanjatkan doa terhindar dari gangguan ular, hewan melata, dan makhluk halus yang hidup di sekitar manusia.
Berikut ini adalah doa yang dapat dibaca untuk berlindung dari bahaya ular, termasuk ular kobra yang belakangan ini banyak muncul di beberapa tempat.
يَا أَرْضُ رَبِّيْ وَرَبُّكِ اللهُ أَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شَرِّكِ وَشَرِّ مَا فِيْكِ وَشَرِّ مَا يَدِبُّ عَلَيْكِ أَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ أَسَدٍ وَأَسْوَدٍ وَحَيَّةٍ وَعَقْرَبٍ وَمِنْ شَرِّ وَالِدٍ وَمَا وَلَدٍ وَمِنْ شَرِّ سَاكِنِ الْبَلَدِ
Yâ ardhu, rabbî wa rabbukillâh. A‘ûdzu billâhi min syarriki, wa syarrimâ fîki, wa syarrimâ yadibbu ‘alaiki. A‘ûdzu billâhi min asadin wa aswadin wa hayyatin wa ‘aqrabin wa min syarri wâlidin wa mâ walad wa min syarri sâkinil balad.
Artinya, “ Hai bumi, Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah. Aku berlindung kepada Allah dari kejahatanmu, kejahatan barang yang ada padamu, kejahatan barang yang berjalan di atasmu. Aku berlindung kepada Allah dari macan, ular hitam, segala ular, kalajengking, dari kejahatan segala yang beranak dan yang diberanakkan, dan dari kejahatan yang berdiam di tempat ini,” (Lihat Sayid Utsman bin Yahya, Maslakul Akhyar, [Jakarta, Cetakan Al-‘Aidrus]).
(Sumber: nu.or.id)
Dream - Musim hujan seperti sekarang ini merupakan waktu menetasnya telur-telur ular. Hewan melata dengan ukuran anakan dengan mudah ditemukan.
Dalam beberapa hari belakangan, fenomena kemunculan ular terjadi di sejumlah daerah. Hampir merata di Pulau Jawa.
Kasus kemunculan ular banyak terjadi di kawasan perumahan. Tidak hanya di daerah, ular juga muncul di sejumlah titik di Ibu Kota Jakarta.
Ular merupakan hewan melata yang berbahaya, baik yang berbisa maupun tidak. Terutama ular berbisa, racunnya bisa menyebabkan kematian.
Rasulullah Muhammad SAW pernah mengajarkan sebuah doa kepada dua cucunya, Hasan dan Husein, untuk berlindung dari bahaya ular beracun. Doa ini terdapat dalam hadis riwayat Imam Bukhari dari Ibnu Abbas RA.

U'?dzukuma bi kalimatillahit tamati min kulli syaithanin wa hammatin wa min kulli 'aynin lammah.
Artinya,
" Aku melindungi kalian berdua dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala setan, hewan melata, dan segala penyakit ain yang ditimbulkan mata jahat."