Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Setiap penyakit pasti ada obatnya. Sakit yang tidak ada obatnya hanyalah kematian.
Ungkapan di atas kerap kita dengar dalam ceramah maupun pengajian. Para ustaz maupun kiai menyampaikan pesan tersebut agar umat Islam tidak menyerah melawan penyakit.
Seberat apapun penyakit, ada cara untuk menyembuhkannya. Kita hanya diharuskan bersabar dan terus mengupayakan yang terbaik melalui pengobatan dan doa.
Dewasa ini, kencing batu merupakan penyakit yang kerap dialami masyarakat kekinian. Ini bisa terjadi salah satu disebabkan gaya hidup tidak sehat.
Ketika mengalami kencing batu, selain menjalani pengobatan kita dianjurkan untuk memohon kesembuhan kepada Allah. Caranya dengan doa ruqyah Abu Darda yang didapatnya dari Rasulullah Muhammad SAW yang diriwayatkan Imam Thabrani.

Rabbunnallahullazi fis samaii taqaddasa ismuka amruka fis samai wal ardhi kama rahmatuka fis samai faj'al rahmataka fil ardhi waghfir lana hubana wa khothoyana anta rabbut thoyyibin fa anzil syifaan min syifaika wa rahmatan min rahmatika 'ala hazal waja'i fa yabrou.
Artinya,
" Tuhan kami di langit Yang Maha Suci nama-Nya, urusan-Mu di langit dan bumi. sebagaimana rahmat-Mu di langit, maka jadikanlah ia juga di bumi, dan ampunilah dosa-dosa dan kesalahan kami, Engkau Tuhan orang-orang yang baik, maka turunkanlah kesembuhan dari kesembuhan-Mu, dan rahmat dari rahmat-Mu atas penyakit ini sehingga ia sembuh."
Dream - Emosi dan amarah bisa melanda siapa saja. Tetapi, seseorang dianjurkan untuk mengendalikan sifat ini.
Namun terkadang, ada sebagian dari kita tidak mampu menahan amarah. Emosi yang meninggi dan tak tertahankan, memicu kita berbuat sesuatu yang tak diinginkan.
Satu hal yang paling sering keluar dari orang marah adalah mencela. Mengucap kata-kata tak pantas pada orang yang menjadi lawan bicaranya.
Tentu, mencela orang lain tidak dibenarkan dalam Islam. Namun bagaimana jika sudah terlanjur?
Jika terlanjur, dianjurkan untuk memohon ampunan. Caranya dengan membaca doa ini.

Allahumma fa ayyuma mukminin sababtuhu faj’al zalika lahu qurbatan ilaika yaumal kiamati.
Artinya,
" Ya Allah, seandainya akau pernah mencela seorang mukmin, maka jadikanlah itu sebagai hal yang mendekatkan dirinya pada-Mu di hari kiamat.
Dream - Allah SWT pemilik kuasa atas segala sesuatu. Sang Khalik juga tempatnya semua makhluk meminta semua keinginan.
Manusia sebagai makhluknya tak boleh putus memohon keinginan. Di kala kondisi dan waktu apapun memanjatkan doa adalah cara kita selalu dekat dengan Yang Kuasa selain medium meminta sesuatu.
Di antara waktu berdoa yang dianjurkan adalah saat pagi dan petang. Pagi merupakan gerbang pembuka hari, sedangkan petang akan mengakhirinya.
Waktu berdoa paling dianjurkan tersebut pernah dicontohkan Rasulullah SAW. Sedikitnya tiga perawi yang mencatat kebiasaan Rasulullah tersebut.
Mereka adalah Imam Abu Dawud, Imam An Nasai, dan Imam Ibnu Majah. Ketiganya mendapatkan riwayat dari Ibnu Umar RA, yang menyaksikan sendiri kebiasaan Rasulullah di pagi dan petang hari.
Doa yang dipanjatkan Rasulullah berisi permohonan akan keselamatan di dunia dan akhirat. Juga keselamatan di dunia, bagi agama, keluarga dan harta serta tertutupinya aib diri.

Allahumma inni as aluka al 'afiyah fid dunya wal akhirah, allahumma inni as asluka al 'afwa wal afiyah fî dini wadunyaya wa ahli wa mali, allahumma-stur 'aurati wa amin rau'ati.
Artinya,
" Ya Allah, aku memohon keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga, dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut."