Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Halal menjadi isu sangat penting bagi seluruh umat Islam di dunia. Mungkin bagi muslim yang tinggal di Indonesia, makanan halal bukan hal istimewa karena mayoritas penduduknya beragama Islam.
Berbeda kondisinya jika tinggal atau berkunjung ke negara-negara minoritas muslim. Makanan halal jadi bahan konsumsi yang agak sulit didapat. Kalaupun diklaim halal, masih ada keraguan tentang cara mengolah masakan tersebut
Bahkan di negara tetangga saja, mencari makanan halal bisa dibilang gampang-gampang susah. Sebab, pedagang makanan di sana yang non-Muslim cukup banyak.
Untuk memastikan, ada baiknya bertanya kepada penjual makanan tentang kehalalan produknya. Kita bisa lebih tenang jika pedagang tersebut dapat menunjukkan tanda halal.
Jika sudah terjamin kehalalannya, maka kita bisa makan dengan tenang. Setelah itu, jangan lupa membaca doa ini.
اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ وَتَنْزِلُ اْلبَرَكَاتُ اَللَّهُمَّ اَطْعِمْنَا طَيِّبًا وَاسْتَعْمِلْنَا صَالِحًا
Alhamdulillahil ladzi bi ni'matihi tatimmush shalikhatu wa tanzilul barakatu. Allahumma ath'imna thoyyiban wasta'milna shalihan.
Artinya,
" Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya kebaikan-kebaikan menjadi sempurna dan berkahan turun. Ya Allah, berilah kami makanan yang baik dan bantulah kami berbuat amal shalih."
Sumber: Bincang Syariah.
Dream - Makanan dan minuman adalah sumber energi bagi tubuh kita. Selain menjadi kenyang, setiap asupan sehat yang masuk dalam perut membawa beragam zat untuk kebutuhan tumbuh kembang kita.
Tapi lebih dari itu, makanan dan minuman adalah karunia Allah. Diberikan Allah kepada para hamba-Nya agar bisa terus beraktivitas. Sudah sewajarnya kita senantiasa mengucapkan doa syukur atas nikmat yang diterima hampir setiap detik dalam kehidupan ini.
Dengan perut kenyang, kita bisa terus bekerja. Juga terus memperbanyak amalan shaleh. Selain itu, terus bertobat dari segala kesalahan. Sehingga catatan pahala jadi berat demi kehidupan akhirat kita.
Agar senantiasa mendapatkan berkah dari makan dan minum yang dilakukan setiap hari, maka dianjurkan membaca doa ini. Doa tersebut diajarkan Rasulullah Muhammad SAW dalam hadis yang diriwayatkan dari Abu Said Al Khudri.
الحمد لله الذي أطعمنا وسقانا وجعلنا مسلمين
Alhamdulillahil ladzi ath'amana wa saqona waj'alana muslimin.
Artinya,
" Segala puji bagi Allah yang sudah memberi kami makan, minum, dan menjadikan kami orang-orang muslim."
Sumber: Islami.co.
Dream - Semua umat Islam menyadari jika makanan apapun yang masuk ke dalam perutnya harus berasal dari sumber dan proses yang halal. Makanan ini harus memenuhi kriteria yang ditentukan oleh syariat seperti hewan yang mati karena disembelih atau hewan laut.
Namun demikian, sebuah makanan tidak hanya terdiri dari satu unsur seperti daging ayam, sapi, kambing, atau ikan. Banyak unsur yang membentuk makanan, terutama bumbu.
Terkadang kita dihadapkan pada posisi dilema ketika menemukan makanan halal namun meragukan. Ini bisa terjadi disebabkan penggunaan bumbu yang terdapat unsur tidak halal seperti arak masak.
Keraguan akan muncul dalam diri kita ketika akan menyantap makanan tersebut. Dengan beragam alasan, kita pun terpaksa menyantap makanan yang dihukumi syubhat tersebut.
Jika kehalalan makanan syubhat tersebut terlanjut dimakan, ucapkan doa di bawah ini agar tidak menimbulkan dampak buruk.
اَلْحَمْدُ للهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ اَللَّهُمَّ لاَ تَجْعَلْهُ لَنَا قُوَّةً عَلَى مَعْصِيَتِكَ
Alhamdulillahi 'ala kulli khalin. Allahumma la taj'alhu lana quwwatan 'ala ma'shiatika.
Artinya,
" Segala puji bagi Allah atas segala hal. Ya Allah, jangan jadikan makanan ini pada kami sebagai kekuatan untuk bermaksiat kepada-Mu."
Sumber: Bincang Syariah