Dokumen Rahasia AS: Dunia `Nyaris Kiamat` pada 1983

Reporter : Eko Huda S
Kamis, 12 November 2015 12:42
Dokumen Rahasia AS: Dunia `Nyaris Kiamat` pada 1983
Ketakutan perang nuklir pada tahun itu sangat tinggi. Uni Soviet telah mengarahkan rudal-rudal nuklir mereka ke negara-negara NATO. Para pilot pengebom Soviet sudah siap terbang.

Dream - Dokumen rahasia Amerika Serikat yang telah dibuka pada bulan lalu menunjukkan situasi berbahaya tahun 1983. Tahun itu, Uni Soviet nyaris melakukan serangn nuklir ke negara-negara sekutu AS di Eropa.

Sebagaimana dikutip Dream dari laman The New York Times, Kamis 12 November 2015, saat itu Soviet yakin negara-negara yang tergabung ke dalam pakta Atlantik Utara (NATO) yang dikomando AS akan menyerang negara-negara Pakta Warsawa --yang dipimpin Soviet.

Keyakinan itu didasarkan pada latihan nuklir NATO yang digelar dengan sandi " Able Archer 83" di Eropa. Laporan rahasia AS setebal 94 halaman itu menyebut bahwa pemimpin militer Soviet yakin latihan itu sebagai persiapan NATO untuk menyerang negara-negara Pakta Warsawa dengan nuklir.

Soviet pun segera bersiap. Tentara mereka telah menggerakkan rudal nuklir untuk diarahkan ke Eropa. Para pilot pesawat pengebom pun juga telah disiagakan untuk mendahului ataupun melakukan serangan balasan.

Ketegangan kala itu serumit Krisis Rudal Kuba tahun 1962. Di mana Soviet siap meluncurkan rudal-rudal nuklir mereka ke AS yang dituduh mensponsori serangan ke Teluk Babi milik Kuba --yang notabene negeri Komunis.

Dan tahun 1983 itu, kedua negara super power ini kembali terlibat ketegangan. Pada 15 Februari 1990, analisis Dewan Penasihat Intelijen Luar Negeri Presiden AS menyimpulkan latihan " Able Acher 83" secara tak sengaja telah menempatkan hubungan berbahaya dengan Soviet.

" Sungguh menakutkan," demikian laporan Dewan Penasihat Intelijen Luar Negeri Presiden AS, mengutip pernyataan Presiden Ronald Reagan yang dikeluarkan pada Juni 1984. Perang Dingin antara Soviet dan AS yang terjadi sejak berakhirnya Perang Dunia nyaris menjadi perang terbuka.

" Ketakutan perang sangat nyata," kata sejarawan dari Institute for Research, Klaas Voss. Beruntung ketegangan itu bisa diredakan oleh pemimpin kedua negara.

Jika tidak, perang nuklir kemungkinan bakal terjadi. Ratusan juta manusia bisa tewas akibat perang itu. Dan mungkin saja, sebagaimana ditulis media Inggris, Metro.co.uk, dunia bisa berakhir kala itu.  Baca Juga: Profesor Perempuan Ini Meninggal di Mal Kebajikan Sopir Bus Hadiahi Mantel Buat Tunawisma Malam Ini Puncak Hujan Meteor Langka Pil Balon Bisa Tahan Nafsu Makan 4 Bulan Bagi Yang Ingin Kurus Doa Ketika Ada Orang Sombong Menantang Anda Siapa Pria Misterius Jelang Kematian Mahasiswi UNJ? Demi Berkomunikasi Dengan Warga, Obama Buat Akun Facebook Detik-detik Hidup Mati Penerjun Payung Tersangkut Di Pesawat Satgas Banjir di Ibukota Mulai Bergerak Cara Mengupas Telur Termudah Dan Tercepat di Dunia Pesan iPad Air 2 Murah, Malah Dapat Plastik Berstiker Apple

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More