Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Banjir (setkab.go.id)
Dream - Hujan yang beberapa hari belakangan mulai mengguyur kawasan Ibukota menimbulkan kekhawatiran terjadinya banjir. Untuk menanggulangi dampak banjir, Polda Metro Jaya membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Banjir.
Tim ini akan bergerak mulai hari ini hingga Februari tahun depan menyisir sejumlah lokasi yang rawan banjir. Ini dimaksudkan agar banjir yang terjadi tidak membawa dampak terlalu besar, terutama pada lalu lintas kendaraan.
"Kami prediksikan mengatasi dampak awal banjir seperti genangan air yang bisa membuat kemacetan atau kendaraan roda dua yang ada di bawah fly over. Resmi dilaksanakan satgas banjir mulai hari ini sampai sekitar Februari," ujar Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Valentino Tatareda di Jakarta, seperti dikutip Dream, 11 November 2015.
Valentino mengatakan pihaknya telah memiliki data sejumlah kawasan yang berpotensi terkena banjir di seluruh Jakarta, minus Jakarta Selatan. Beberapa kawasan tersebut antara lain Jalan Cikini, Jalan Kali Pasir, Jalan Kwitang, Jalan Kramat Raya, depan stasiun Gambir, TL Pintu Besi, TL Pintu Air, Jalan Benyamin Sueb, underpass blossom Kemayoran, TL Buraq Kemayoran, Jalan Letjen Suprapto, Jalan Ahmad Yani Cempaka Putih depan gudang garam, dan Tanah Abang untuk Jakarta Pusat
Adapun di wilayah Jakarta Barat beberapa titik jalan utama seperti Jalan Daan Mogot (Cengkareng drain arah Tangerang), Jalan Letjen S Parman depan Citraland dan depan Trisakti, Jalan Kyai Tapa (TL Grogol), Tomang arah Biak dan Biak Arah Tomang (jembatan Jatipulo) dan Jalan Panjang depan CNI. Sementara untuk Jakarta Timur, titik yang rawan banjir yaitu Kampung Pulo.
Sementara di Jakarta Utara, beberapa titik rawan banjir yaitu Jalan RE Martadinata, Jalan Gunung Sahari, TL Atmajaya, Jalan Kmp Gusti, Jalan Kapuk Muara, Jalan Raya Caxing, Jalan Raya Plumpang, Jalan Jaya Koja, Jalan Yos Sudarso pintu masuk tol Sunter, Jalan Yos Sudarso Plumpang.
Lebih lanjut, Valentino berharap nantinya satgas banjir ini dapat bekerja secara maksimal dalam menanggulangi banjir. Sehingga, dampak banjir dapat dikendalikan sedari awal.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya


Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?

JKT48 dan Bernadya Tampil di AXIS Nation Cup 2026, Bikin Grand Final Makin Meriah!

Kadar Oksigen di Laut, Sungai, dan Danau Terus Menurun, Ilmuwan Peringatkan Ancaman bagi Kehidupan

Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?