Barca, MU, dan Klub-Klub Bola Eropa Lainnya Sampaikan Bela Sungkawa untuk Tragedi Kanjuruhan

Reporter : Nabila Hanum
Senin, 3 Oktober 2022 11:35
Barca, MU, dan Klub-Klub Bola Eropa Lainnya Sampaikan Bela Sungkawa untuk Tragedi Kanjuruhan
Presiden Hongaria, Katalin Novak, juga turut menyampaikan bela sungkawa lewat Twitter.

Dream - Tragedi Kanjuruhan yang terjadi usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya tidak hanya menarik atensi publik Indonesia, tapi juga dari klub-klub Eropa sampai Presiden Hongaria, Katalin Novak. Mereka menyampaikan ucapan bela sungkawa.

" Doa saya untuk orang-orang di Indoensai setelah tragedi di Stadion Kanjuruhan di Malang, Indonesia. Saya menyampaikan bela sungkawa untuk keluarga korban," kata Katalin di Twitter.

Beberapa klub bola juga mengutarakan bela sungkawa untuk insiden ini, seperti Manchester United, FC Barcelona, Manchester City, hingga PSG.

1 dari 5 halaman

" Manchester United sangat berduka atas tragedi di Malang, Indonesia. Kami mengirimkan belasungkawa tulus pada korban, keluarga mereka, dan semua orang yang terdampak," tulis akun @ManUtd.

Lalu, akun klub Barcelona, yakni @FCBarcelona menuliskan," FC Barcelona berduka atas peristiwa tragis di Stadion Kanjuruhan di Indonesia dan menolak segala tindakan kekerasan baik di dalam maupun luar lapangan. Belasungkawa yang tulus kami sampaikan pada keluarga dan teman-teman korban."

2 dari 5 halaman

Klub lain asal Inggris Chelsea FC juga ikut mengunggah pesan senada. " Kami semua di Chelsea Football Club sangat berduka atas kejadian di Stadion Kanjuruhan di Indonesia. Pikiran kami bersama semua orang yang terkena dampak tragedi ini," tulis akun @ChelseaFC.

 

" Kami sangat sedih mendengar peristiwa tragis di Stadion Kanjuruhan di Indonesia. Pikiran kami bersama semua orang yang terkena dampak," tulis akun @ManCity.

3 dari 5 halaman

Sementara klub asal Prancis, PSG, menuliskan," Paris Saint-Germain ingin menyampaikan belasungkawa yang terdalam pada keluarga dan orang-orang terkasih dari mereka yang kehilangan nyawa dalam tragedi di stadion Malang, Indonesia."

 

4 dari 5 halaman

Polisi Jelaskan Alasan Menembakkan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan

Dream - Kapolda Jatim, Irjen. Pol. Dr Nico Afinta menjelaskan alasan menembakkan gas air mata saat terjadi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, setelah laga Arema FC versus Persebaya Surabaya.

Menurut Nico Afinta, suporter sudah mulai anarkistis saat masuk ke lapangan karena melakukan perlawanan ke petugas.

Situasi di Stadion Kanjuruhan (Foto: bola.com)© Situasi di Stadion Kanjuruhan (Foto: bola.com)

Lantaran petugas tak mampu memberikan keamaan karena jumlah personil yang kurang mengakibatkan gas air mata ditembakan.

" Tindakan pengamanan dan pengalihan sudah dilakukan. Dalam prosesnya ada gas air mata karena sudah mulai anarkis," kata Kapolda Jatim, Irjen. Pol. Dr Nico Afinta dikutip Dream dari bola.com, Minggu 2 Oktober 2022.

 

5 dari 5 halaman

Akibat gas air mata pada suporter panik dan mulai pergi ke luar stadion. Akibatnya saling berebut keluar terjadi penumpukan.

" Karena gas air mata itu, mereka pergi keluar ke satu titik, pintu keluar. Kemudian terjadi penumpukan dan dalam proses penumpukan itu terjadi sesak napas, kekurangan oksigen," tuturnya.

Sebelumnya, Nico Afinta merilis jumlah korban jiwa hingga, Minggu pukul 04.30 mencapai 127 orang. Rinciannya 125 dari suporter, Aremania dan 2 orang dari anggota Polri.

Dia datang langsung meninjau lokasi kejadian hingga ke rumah sakit. Selain itu, ada 13 mobil yang mengalami kerusakan. Diantaranya 10 kendaraan dinas Polri.

" Sebenarnya pertandingan berjalan lancar tidak ada kendala. Permasalahan kekecewaan dari penonton, setelah timnya tidak pernah kalah, semalam mengalami kekalahan. Kekecewaan membuat suporter turun mencari pemain dan tim pelatih," kata Nico Afinta.

Beri Komentar