Anna Ambartsumyan (Instagram @annaambqueen7)
Dream - Psikolog sekaligus seksolog kondang Rusia, Anna Ambartsumyan, ditemukan tewas di kamar hotel bintang lima di Moscow. Jasad wanita 26 tahun itu tergeletak di atas ranjang dalam kondisi tanpa busana.
Menurut Daily Star, Anna punya sejumlah pengagum dari kalangan pebisnis kaya. Sebuah laporan bahkan menyebutnya pernah menerima hadiah tiga mobil mewah, yaitu dua Bentley dan sebuah Aston Martin.
Dia menikah dengan seorang pengusaha bernama Ruslan.
Kematian Anna yang mendadak sungguh mengejutkan, sehingga polisi dan para detektif kini melakukan penyelidikan. Aparat berusaha mengidentifikasi tamu pria yang masuk ke kamarnya di hotel elite Peter 1.
Sebuah tas tangan Prada dan gaun hitam berada di ranjang, di samping tubuhnya yang tanpa busana. Bintang populer televisi ini diperkirakan meninggal delapan jam sebelum ditemukan oleh staf hotel.
Seorang pengacara selebriti mengatakan wanita yang memiliki 370.000 pengikut di media sosial ini mendapat ancaman oleh penagih utang yang meneleponnya hingga 20 kali sehari.
" Saya takut. Mereka sangat agresif," kata pengacara Sergey Zhorin, menirukan keluhan Anna.
" Saya merekomendasikan dia untuk mengontak aparat," tambah Zhorin.
Polisi tengah memeriksa sampel postmortem untuk mengetahui penyebab kematian Anna. Pil tanpa resep yang diduga ditemukan di kamar hotelnya juga dikirim untuk dianalisis.
Dream - Miliarder Fahim Saleh ditemukan tewas di apartemen mewahnya di New York, Amerika Serikat. Pengusaha teknologi berusia 33 tahun tersebut dibunuh dengan sangat keji.
Jasad Saleh ditemukan tergeletak di kondominium senilai Rp33 miliar miliknya di East Side pada Selasa siang. Polisi menemukan gergaji listrik di dekat jasad Fahim yang termutilasi.
Kondisi jasad Saleh sangat memprihatinkan. Kepala sudah terpenggal, sejumlah bagian tubuh juga terpotong. Polisi juga menemukan kantong plastik besar di apartemen itu, diduga pembunuhnya berusaha membersihkan jejak.
Jasad Saleh pertama kali ditemukan oleh saudara perempuannya, yang datang mengecek ke apartemen megah tersebut. Sang saudari datang karena seharian tidak mendengar kabar sang kakak.
Sang adik kemudian menelepon polisi setelah terkejut melihat kondisi Saleh. Polisi yang melakukan penyelidikan menduga pembunuhan ini direncanakan dengan rapi.
Saat polisi datang, gergaji listrik masih terpasang. Sehingga ada dugaan kedatangan adik Saleh telah mengganggu aksi mereka, sehingga kabur sebelum menyelesaikan semua rencana keji itu.
Rekaman video dari kamera CCTV menunjukkan Saleh memasuk lewat lift apartemen. Di dalam lift itu juga ada seseorang yang mengenakan jaket dan masker hitam dengan membawa koper.
Setelah Saleh keluar lift, pria berjaket hitam itu mengikutinya. Keduanya kemudian terlibat pergumulan. Tidak lama kemudian adik Saleh datang.
Kepada The New York Times, sumber di kepolisian mengatakan Saleh menjadi target pembunuhan. Aksi pembunuhan ini diyakini dilakukan oleh pembunuh profesional.
" Pelakunya membawa koper. Dia sangat profesional," kata seorang polisi kepada The Daily News.
Polisi belum mengetahui motif pembunuhan ini. Polisi juga belum menangkap seorang pun terkait peristiwa tersebut.
Saleh merupakan pengusaha teknologi yang berinvestasi di beberapa startup transportasi. Pada 2015, dia juga turut mendirikan Patheo, perusahaan yang berbasis di Bangladesh, negara asal orangtuanya.
Dua tahun kemudian, dia mendirikan Gokada, perusahaan transportasi online berbasis motor di Lagos, Nigeria, dan mengambil alihnya sebelum akhirnya sebagai CEO perusahaan tersebut pada April lalu.
Saleh juga menciptakan perusahaan modal ventura Andventure Capital di New York pada tahun 2018.
Namun, Saleh mengalami beberapa kegagalan di awal tahun ini, ketika pemerintah Nigeria melarang Gokada, yang dipaksa untuk beralih ke layanan pengiriman selama pandemi coronavirus.
Perusahaan itu baru saja mendapat dana segar Rp78 miliardari Rise Capital, perusahaan modal ventura di Silicon Valley, pada Mei 2019.
" Kami biasa memanggilnya Elon Musk dari negara berkembang. Dia seperti Energizer Bunny," kata teman Saleh kepada The Post.
" Sahabatnya di Dubai menelepon saya hanya menangis di telepon. Mereka mengambil anak laki-laki saya, mereka mengambil anak laki-laki saya! dia begitu penuh ide."
Sumber: Metro.co.uk