Foto: Instagram.com/chillipari
Dream - Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka bereaksi tak terduga saat menanggapi foto penangkapan pria yang mengancam akan memenggal kepala ayahnya.
Hal tersebut tampak pada cuitan Gibran saat me-retweet dan mengomentari postingan foto di akun @PakarLogika.
Alhamdulillah, yang mau penggal kepala Jokowi akhirnya terciduk juga.. Bravo @DivHumas_Polri pic.twitter.com/9vcJGv9WFn
— Pakar Logika (@PakarLogika)May 12, 2019
" Alhamdulillah, yang mau penggal kepala Jokowi akhirnya terciduk juga.. Bravo @DivHumas_Polri" Tulis akun @PakarLogika seraya membagikan foto penangkapan tersangka.
Melalui akun @Chilli_Pari pada Minggu, 12 Mei 2019, Gibran terlihat me-retweet cuitan tersebut.
Namun alih-alih menaggapinya dengan kesal, Gibran malah terlihat sangat santai.
Bahkan cuitannya hanya membahas tentang penampakan wallpaper lucu AC yang berada ruang tamu tersangka.
" Itu AC nya diapain ya? Lucu juga" Tulis Gibran di akun twitternya.
Itu AC nya diapain ya? Lucu juga https://t.co/cijc5Irdrc
— CHILLI PARI CATERING (@Chilli_Pari)May 12, 2019
Cuitan Gibran sontak mendapat banyak reaksi kocak warganet:
" Tertawa yg terselubung wkwkwk mantul," komentar pemilik akun @At_Yud.
Reaksi Gibran yang terkadang tak bisa ditebak juga menjadi perhatian dari netizen.
" Ini knp sih mas gibran suka gak ketebak lucunya....sehat2 terus mas sekeluraga amiin yarabbalalamiin" tulis akun @Uahdiatun.
Seperti dikabarkan sebelumnya, pria yang mengeluarkan ancaman akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo saat demo di depan gedung Bawaslu akhirnya ditangkap polisi pada Minggu pagi, 12 Mei 2019.
Pria berinisial HS itu diciduk di rumah orang tuanya di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 08.00 WIB.
Dari pengakuannya, pria itu berumur 25 tahun itu emosi saat mengikuti demonstrasi di depan kantor Bawaslu, sehingga melontarkan ancaman kepada Presiden Joko Widodo.
" Kalau kemarin video itu, jelas menurut saya, di situ emang saya emosional, saya mengakui salah," kata HS, dikutip dari Merdeka.com, Senin 13 Mei 2019.
Karena itulah HS dibekuk oleh polisi, anggota Jatanras Polda Metro Jaya.