Dream - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy kembali menjadi perbincangan. Ini lantaran dia tertangkap kamera tengah menulis di atas dahi anak Sekolah Dasar (SD).
Kepala Sub-Hubungan Media, Birkom dan Layanan Masyarakat Kemendikbud, Jusman Sihombing membenarkan adanya peristiwa itu.
Jusman menegaskan, gambar itu diambil saat kunjungan Menteri Muhadjir ke SD Sabilillah, Malang, Jawa Timur yang menerapkan sistem full day school pada 2 September lalu.
" Pak Menteri itu kan ketemu anak-anak. Terus anak-anak itu minta tanda tangan," ujar Jusman saat berbincang dengan Dream, Jumat, 9 September 2016.
Jusman mengatakan, Menteri Muhadjir ingin akrab dengan anak-anak. Sehingga dia melayani permintaan anak-anak itu.
Selanjutnya, Jusman menerangkan inisiatif untuk menulis tanda tangan dengan tatakan dahi muncul secara spontan dari salah satu anak. Inisiatif ini keluar saat Muhadjir hanya menerima secarik kertas.
" Pak Menteri sempat bertanya 'Mau tanda tangan di mana?" Anak itu menjawab, 'Di sini saja, Pak, supaya ingat dan terinspirasi' sambil menunjuk dahinya," kata Jusman.
Lebih lanjut, Jusman mengatakan kabar mengenai itu tersebut sudah diketahui oleh Muhadjir. Tetapi, kata dia, Muhadjir memilih untuk tidak terlalu memikirkan kabar itu.
" Karena kondisi di lapangan memang sedang kondisi guyon (bercanda) dan tidak ada maksud menjadikan dahi sebagai tatakan menulis," ucap Jusman. (Ism)
© Dream
Dream - Ada yang menarik dalam perombakan kabinet yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Presiden menarik Sri Mulyani Indrawati menjadi menteri keuangan untuk menggantikan Bambang PS Brodjonegoro.
Di lingkungan birokrasi, nama Sri Mulyani bukan wajah baru. Dia pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Yang membuat unik dari penunjukan kali ini, Sri Mulyani kini menjadi anak buah dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution. Sesuai struktur, kementerian koordinator perekonomian membawa sejumlah menteri teknis termasuk kementerian keuangan.
Darmin semasa pemerintah Joko Widodo sendiri tercatat pernah menjadi Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan pada tahun 2006-2008.
Siapa Sri Mulyani?
Dikutip dari berbagai sumber, sebelum diajak " pulang kampung" oleh Jokowi, Sri Mulyani ini merupakan seorang Direktur Pelaksana Bank Dunia pada tahun 2010. Wanita kelahiran Bandar Lampung ini merupakan orang Indonesia pertama yang menjadi petinggi Bank Dunia.
Wanita kelahiran Bandar Lampung ini menorehkan nama harum di kancah internasional. Majalah Forbes baru saja menempatkan namanya dalam daftar Power Women 2016 alias Deretan Perempuan berpengaruh sedunia bersama Kanselir Jerman, Angela Merkel, yang berada di posisi puncak daftar tersebut.
Penobatan ini menjadikan Sri Mulyani masuk daftar Forbes untuk kali kelima berturut-turut di posisi 37. Sri Mulyani dianggap sosok berpengaruh nomor dua di Bank Dunia, menjabat posisi yang sebelumnya selalu diisi lelaki. Ekonom lulusan Universitas Indonesia itu juga dianggap tokoh garis depan dalam pemberantasan kemiskinan global.
© Dream
Dream - Momen lucu terjadi saat peringatan Isra' Mi'raj di Pondok Pesantren Api, Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, yang dihadiri Presiden Joko Widodo. Semua orang yang hadir dalam acara itu terpingkal-pingkal mendengar jawaban para santri yang menjawab pertanyaan Jokowi.
Dalam acara itu, Jokowi mengadakan kuis. Bagi santri yang berani maju untuk menjawab pertanyaan, akan diberi hadiah berupa sepeda gunung. Banyak santri ngacung. Namun tak semua terpilih, hanya beberapa saja yang berkesempatan menjawab kuis Jokowi.
Salah satu tantangan yang diberikan oleh Jokowi adalah menghafal Pancasila. Seorang santri yang maju terlihat kesulitan dan harus didikte untuk menyempurnakan jawaban.
Sontak semua orang yang hadir tertawa. " Sebenarnya bisa, tapi disoraki terus.," kata Jokowi sambil tertawa. " Ya sudah ambil sepedanya."
Santri berikutnya maju. Jokowi memintanya menyebut tiga nama menteri yang duduk di kabinet sekarang. " Tiga saja nama menteri. Nama pendeknya nggak apa-apa, boleh," kata Jokowi.
Santri itu terlihat percaya diri. Berdiri gagah di sebelah kanan podium Jokowi. Tangan kanan menggenggam mic erat-erat. Tanpa ragu dia menjawab dengan suara lantang.
" Nomor satu Bu Megawati," kata santri itu dengan raut datar. Sontak, semua orang tertawa. Jokowi juga terpingkal-pingkal sambil memegangi bahu santri berkemeja putih dan berpeci hitam itu.
Melihat semua orang tertawa, santri itu sedikit bingung. Mungkin sadar ada ayang tak beres dengan jawaban pertamanya itu. Namun dia tersenyum. Dan rasa percaya dirinya kembali muncul. Dia melanjutkan jawabannya.
" Nomor dua Ahok," lanjut santri itu, tetap dengan suara lantang. Gemuruh tawa kembali terdengar. Kali ini lebih kencang. Tak peduli, santri itu meneruskan jawaban. Menyebut nama yang dia anggap menjadi menteri. " Nomor tiga, Prabowo."
Mendengar jawaban terahir itu, suara tawa kembali menggaung. Jokowi tak kuasa menahan tawa, sambil mengelus-elus bahu santri ini. Perut semua orang terkocok.
Dan santri itu tetap percaya diri. Menebar senyum ke sana ke mari. Tak hanya itu, dia juga memberikan kiss bye kepada teman-temannya.
Meski gagal total menyebut nama tiga menteri, santri kocak ini dipersilakan mengambil sepeda gunung sebagai hadiah. Hehehe...