Heboh Momen Gubernur Edy Rahmayadi Jewer Pelatih Biliar

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 29 Desember 2021 13:01
Heboh Momen Gubernur Edy Rahmayadi Jewer Pelatih Biliar
Pelatih itu dijewer Edy hanya karena tidak tepuk tangan saat Sang Gubernur menyampaikan motivasi kepada para atlet.

Dream - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, menjadi sorotan publik lantaran aksinya menjewer pelatih biliar. Momen itu sempat terekam kamera dan viral di media sosial.

Momen itu terjadi saat penyerahan bonus atlet peraih medali PON XX Papua. Sedangkan pelatih yang dijewer Edy adalah Khoiruddin Aritonang, atau biasa disapa Coki.

Saat memberikan sambutan, Edy meminta para atlet untuk terus meningkatkan prestasi. Apalagi, Sumatera Utara dan Aceh akan menjadi tuan rumah PON 2024.

Edy menyampaikan sejumlah motivasi yang disambut tepuk tangan hadirin. Tetapi, Coki tidak ikut bertepuk tangan.

Melihat Coki yang diam, Edy langsung memanggilnya. Dia lalu menyuruh Coki naik ke panggung.

" Yang pakai kupluk itu siapa? Kenapa enggak tepun tangan? Tak cocok jadi pelatih ini," kata Edy.

Saat di atas panggung, tiba-tiba Edy menjewer telinga Coki di hadapan banyak orang. Setelah itu, Coki pergi meninggalkan ruangan.

" Kau langsung keluar, tak usah lagi di sini. Ketua KONI, yang tak pantas tak usah," kata Edy.

 

1 dari 3 halaman

Tanggapan Coki

Coki sendiri mengaku bingung mengapa Edy sampai menjewer telinganya hanya karena dia tidak tepik tangan. Sebab, Coki merasa tidak ada yang perlu mendapat tepuk tangan.

" Aku bingung apa yang harus tepuk tangan," kata Coki.

Dia juga heran mengapa semua orang yang ada di ruangan diharuskan tepuk tangan. Padahal, menurut dia, tidak ada yang istimewa dari pernyataan Edy.

" Bukan ada program spektakuler dia lakukan dan bicara di situ. Jika ada program spektakuler yang dimunculkan aku tidak tepuk tangan, wajar tersinggung," ucap dia.

 

2 dari 3 halaman

Bantah Disebut Tidur

Coki juga memberikan bantahan disebut tidur saat Edy berpidato. Dia mengaku mendengarkan apa yang diucapkan Sang Gubernur.

" Enggak ada aku tertidur, sumpah demi Allah enggak tertidur. Aku dengarkan dia bercakap pun lagi. Diberitakan tertidur dan diusir, itu tidak benar, sadis kali fitnahnya," ucap dia.

Coki mengaku menyesalkan sikap Edy. Seharusnya, Edy menunjukkan diri sebagai panutan mengingat dia adalah orang nomor satu di Sumatera Utara.

" Kita sudah paham tipikalnya, baru kali ini lihat pemimpin orang tidak tepuk tangan dia cakap, malah marah," ungkap Coki.

Lebih lanjut, Coki mengaku sengaja keluar ruangan lantaran dimaki Edy. Dia merasa tidak enak dengan momen tersebut.

" Tidak enak juga dia dipermalukan di depan umum, kita menjaga dia orangtua kita. Ya sudahlah, tidak usah seperti ini," kata dia.

 

3 dari 3 halaman

Edy: Jewer Sayang

Usai video viral, Edy buka suara. Dia mengaku aksinya menjewer telinga Coki adalah tanda sayang.

" Jewer sayang itu namanya," kata Edy.

Edy pun enggan memberikan keterangan lebih lanjut mengenai peristiwa yang kemudian viral tersebut. Dia lebih memilih menjawab pertanyaan soal lain.

" Nanti kita jawablah ini," ucap dia, dikutip dari Merdeka.com.

Beri Komentar