Azza Aprisaufa (http://www.motivatorindonesia.co.id/)
Dream - Mata bocah itu nanar. Menatap sang ayah yang tengah menangis pilu. Hatinya semakin tersayat kala menatap lukisan indah di dinding. Karya sang ayah yang harus dihapus. Dengan tangan mungilnya itu.
Dialah Azza Aprisaufa. Kala itu, bocah 11 tahun itu harus merana bersama sang ayah. Dimaki-maki orang karena pekerjaan. Dengan susah payah melukis pemandangan itu karena disuruh nyonya rumah. Namun begitu sang tuan datang, langsung mencak-mencak dan meminta mereka menghapusnya.
Jangankan upah, ancaman akan dilaporkan ke polisi pun mereka terima. Dengan berat hati.... sangat sangat berat... Azza menghapus karya ayahnya itu. Padahal, lelah di badan belum kunjung reda. Setelah berkeliling menawarkan lukisan dari pintu ke pintu.
Sejak itulah Azza berjanji mengangkat derajat keluarganya. Hatinya terbakar dan bertekat menjadi orang sukses. Sehingga bisa membantu orang lain, sebanyak-banyaknya dan menghargai setiap karya, milik siapapun itu. Masa lalu kelam itu dia jadikan jamu.
Azza pun tumbuh. Menjadi orang sukses. Kini dia menjadi direktur utama di lembaga pendidikan terbesar di Aceh. Dengan total siswa menncapai 472 orang dan sejumlah tenaga pengajar dan karyawan lainnya, berjumlah 45 orang.
Baca kisah inspiratif Azza selengkapnya di tautan ini. (Ism)
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
Advertisement

Persahabatan yang Kuat Bisa Memperkuat Kesehatan Mental dan Fisik Milik Seseorang

Fakta di Balik Kemampuan Orang Bajo Melihat Lebih Jelas saat Berada di Bawah Air

Cara Menghindari Kelelahan Mengambil Keputusan yang Kita Lakukan

Cara Agar Anak Tidak Tumbuh Menjadi Pribadi yang Manja dan Menyebalkan

Apa Makna SPL pada Parfum? Ini yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

Beda Tenis, Padel, dan Squash: Mengenal Tiga Olahraga Raket yang Sering Tertukar

Buang bin Muhammad Ali alias Ali Wallace, Asisten Alfred Russel Wallace yang Terlupakan