Jadi Tersangka Korupsi, Gubernur Papua Lukas Enembe Ternyata Punya Tambang Emas

Reporter : Nabila Hanum
Selasa, 27 September 2022 11:35
Jadi Tersangka Korupsi, Gubernur Papua Lukas Enembe Ternyata Punya Tambang Emas
Lukas menegaskan bahwa tambang emas itu benar adanya dan saat ini tengah proses perizinan.

Dream - Gubernur Papua Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan gratifikasi senilai Rp1 miliar terkait proyek di Papua.

Sementara itu, Pusat Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan adanya dugaan penyimpanan dan pengelolaan uang tak wajar oleh Lukas Enembe.

Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening, mengatakan, kliennya memiliki sumber dana usaha berasal tambang emas yang dipakai untuk kebutuhannya.

1 dari 4 halaman

" Saya langsung tanya bapak (Lukas) waktu itu, 'Pak', (terkait tambang emas)," kata Roy dalam konferensi pers di Kantor Perwakilan Pemprov Papua, Jakarta Selatan, Senin 26 September 2022.

Roy menjelaskan dengan menggambarkan percakapannya dengan Lukas Enembe, bahwa sambil berkelakar jika awalnya tambang emas yang dimaksud adalah PT. Freeport.

Namun Lukas kembali menegaskan bahwa tambang emas itu benar adanya dan saat ini tengah proses perizinan.

2 dari 4 halaman

" Saya langsung tanya bapak sebelum saya ke sini. 'Pak Gubernur ini ada pernyataan begini: (kalau bisa buktikan tambang emas maka bebas) 'Katakan itu Freeport saya punya, apa kamu ragukan lagi? Freeport itu saya punya. Sebagai Gubernur saya punya itu Freeport. Masa kamu ragu?," ujar Roy.

" Bukan begitu bapak, Bapak punya tambang enggak?' sendiri di kampung?," imbuhnya.

Lukas, tambah Roy, mengaku bahwa dirinya memiliki tambang emas di kampung halamannya di Tolikara. Tambang emas itu, saat ini masih dalam proses administrasi.

3 dari 4 halaman

" Oh, saya punya di kampung. Ya, di Tolikara itu, sedang dalam proses dia punya foto semua dan apa itu, dokumennya sudah diurus oleh stafnya. Saya belum ketemu stafnya yang akan menyerahkan kepada saya. Intinya bahwa, bapak (Lukas) punya," ungkap Roy.

Ia mengaku mempertanyakan itu ke kliennya usai muncul pernyataan bahwa bila Lukas Enembe bisa membuktikan sumber uangnya yang mencapai Rp71 miliar dan sumber uang yang disetorkan ke kasino, maka ia akan dibebaskan dari sangkaan korupsi.

" Jadi begini, itu kan dimulai dengan pernyataan bahwa kalau Pak Lukas bisa membuktikan dia punya tambang emas, maka Pak Lukas bisa dibebaskan. Ya kan, itu artinya dia mau pake pembuktian terbalik," kata dia.

4 dari 4 halaman

Roy pun mengajak pimpinan KPK ke Tolikara untuk membuktikan adanya tambang dimaksud.

" Sekarang lagi prosesnya sedang dibuat semua. dokumentasinya, termasuk videonya dan saya kemarin sudah coba mengajak kalau bisa kita 'karena Pak Marwata [Alex Marwata Wakil Ketua KPK] yang minta' mari kita sama-sama ke Mamit, kita sama-sama ke Tolikara kita lihat itu tambang. kan gitu," ujarnya.

Diketahui, Lukas Enembe telah ditetapkan KPK sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi gratifikasi sebesar Rp1 miliar. Namun hingga kini KPK belum bisa memeriksa yang bersangkutan karena masih dalam kondisi sakit.

Sumber: merdeka.com

Beri Komentar