Jangan Sembarangan! Ini Amalan Menempati Rumah Baru

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 15 September 2017 20:01
Jangan Sembarangan! Ini Amalan Menempati Rumah Baru
Amalan ini dapat membantu menjadikan rumah dilimpahi keberkahan.

Dream - Semua orang pasti senang bisa memiliki rumah. Kita patut bersyukur, karena rumah adalah nikmat dari Allah SWT.

Perasaan senang memiliki rumah baru. Tapi, jangan sampai hal itu membuat kita sembarangan menempati rumah baru kita.

Agar rumah dilimpahi keberkahan dan terhindar dari gangguan jin, ada baiknya melaksanakan amalan ini. Amalan ini dikutip dari Al Wasa'ilis Syafi'ah karya Syeikh Al Habib Muhammad bin Ali Khirid Al Alawi Al Husaini At Tarimi.

Amalan pertama, membaca Surat Alfatihah sebanyak tiga kali begitu masuk ke dalam rumah baru.

Amalan kedua, membaca Surat Al Mu'minun ayat 28-29, yang artinya,

Bila kau dan pengikutmu sudah di atas kapal, maka katakanlah, ‘Segala puji bagi Allah yang menyelamatkan kami dari kaum aniaya.’ Katakanlah, ‘Tuhanku, tempatkan aku di tempat yang berkah karena Engkau sebaik-baik pemberi tempat.

Sedangkan amalan ketiga, membaca doa di bawah ini sebanyak tiga kali.

Allahumma ya man falaqal bahra li Musa bin 'Imran, wa najja Yunusa min bathnil hut, wa sayyaral fulka li man sya'a, antal 'alimu bi ‘'adadi qathril bihari, wa dzarratir rimal. Ya Khaliqa ashnafi 'ajâ'ibil makhluqat. As'alukal kifayah, ya kafiya man istakfah, ya Mujiba man da'ah, ya muqila man rajah. Antal kafi, la kafiya illa anta. Ikfini syarra ma akhafu wa ahdzar. Wamla' manzili hadza khairan wa barakah. Washalli 'ala nabiyyika wa rasulika sayyidina Muhammadin wa alihi wa shahbihi wa sallim.

Artinya,

“ Ya Allah yang membelah lautan untuk Musa bin ‘Imran, dan menyelamatkan Yunus dari perut ikan besar, yang menjalankan perahu kepada siapapun yang dikehendaki. Engkau mengetahui jumlah tetesan air laut dan satuan-satuan kerikil. Wahai zat yang menciptakan beberapa macam keajaiban makhluk-makhluk. Aku memohon kepada-Mu kecukupan, wahai zat yang mencukupi hamba yang memintakan kecukupan kepada-Nya. Wahai zat yang mengabulkan hamba yang berdoa kepada-Nya, yang mengampuni hamba yang mengharap rahmat-Nya, Engkau maha mencukupi. Tiada yang mencukupi selain-Mu. Cukupilah aku dari keburukan sesuatu yang kukhawatirkan, penuhilah tempatku ini dengan kebaikan dan keberkahan. Shalawat salam semoga tercurah kepada nabi dan utusan-Mu, junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, dan kepada para keluarga serta sahabatnya.”

Selengkapnya... (ism) 

Beri Komentar