Dream - Mahkamah Agung Arab Saudi meminta warga melapor ke pengadilan terdekat apabila melihat Syawal pada Kamis sore. Keterangan mereka akan dijadikan persaksian untuk menetapkan jatuhnya Idul Fitri.
" Sesuai keputusan MA nomor 108 pada 15 Mei yang menyatakan awal bulan Ramadan jatuh pada 17 Mei, pengadilan meminta umat Islam di seluruh Arab Saudi memantau hilal Syawal di tahun 1439 Hijriah pada Kamis, 14 Juni," demikian pernyataan resmi dari MA Saudi, dikutip dari Arab News, Rabu 13 Juni 2018.
Umat Islam Saudi dan seluruh dunia tengah bersemangat menunggu munculnya hilal yang menjadi penanda Idul Fitri. Ini sekaligus mengakhiri puasa Ramadan bagi jutaan Muslim.
" MA meminta mereka yang berkemampuan memantau hilal untuk melakukannya dan bergabung dengan komite yang dibentuk di daerah untuk urusan ini. Setiap partisipasi akan dihargai oleh Allah karena telah menjalin kerja sama dalam kesolehan," demikian bunyi lanjutan pernyataan tersebut.
Pengumuman ini disiarkan pada 13 dan 14 Juni 2018 menurut kalender Umm Al Qura.
Di Indonesia, Kementerian Agama menggelar sidang isbat Idul Fitri pada Kamis sore. Jatuhnya 1 Syawal 1439 H ditetapkan usai ada laporan dari tim pemantau di lapangan terkait posisi hilal.
(Sah)
Advertisement

Mengapa Kekaisaran Romawi Pernah Memindahkan Pusatnya ke Konstantinopel dan Pecah Menjadi Dua

Tips Belajar Bahasa Baru dengan Aksara yang Berbeda Secara Cepat, Pahami Teknik yang Tepat

Hari yang Dihilangkan dalam Sejarah Manusia saat Pergantian Kalender

Penelitian Temukan Bahwa Cukup Tidur Benar-benar Bisa Bantu Mendongkrak Nilai

Apa Itu Teknik Layering pada Penggunaan Parfum? Ketahui Keajaiban dari Penggunannya

Aktor dan Aktris Korea yang Paling Sering Main di Netflix Original Series

Penelitian Temukan Bahwa Cukup Tidur Benar-benar Bisa Bantu Mendongkrak Nilai