Presiden Amerika Serikat Joe Biden
Dream - Presiden Amerika Serikat melarang warga negara asing untuk masuk ke wilayahnya. Upaya ini dijalankan untuk menekan peningkatan kasus Covid-19, khususnya dari kasus impor.
Larangan ini sebelumnya berlaku sepanjang 2020 di mana AS masih dipimpin Donald Trump. Pada tahun lalu, warga negara non-AS yang baru dari Brasil, Irlandia, Inggris, dan sebagian besar Eropa tidak dibolehkan masuk AS.
Trump sempat mencabut larangan tersebut pada 18 Januari 2021. Mengingat situasi semakin tidak menentu, Gedung Putih akhirnya kembali menjalankan pelarangan tersebut.
" Atas saran tim medis kami, Pemerintah tidak bermaksud untuk mencabut pembatasan ini pada 26 Januari. Faktanya, kami berencana untuk memperkuat langkah-langkah kesehatan masyarakat seputar perjalanan internasional untuk lebih mengurangi penyebaran Covid-19," ujar Sekretaris Pers Gedung Putih, Jen Psaki, dikutip dari USA Today.
Tak hanya itu, Pemerintahan Biden juga memasukkan Afrika Selatan dalam daftar larangan tersebut. Pertimbangannya, ditemukan adanya varian baru yang lebih kuat.
" Kami menambahkan Afrika Selatan ke dalam daftar terbatas karena varian yang mengkhawatirkan yang telah menyebar ke luar Afrika Selatan," kata Wakil Direktur Tuama CDC, Anne Schuchat.
Varian virus corona baru yang muncul di Afrika Selatan belum ditemukan di AS. Tetapi, varian dari Inggris telah terdeteksi.
Pekan lalu, Biden mengeluarkan perintah eksekutif ditujukan kepada agen federal untuk mewajibkan para traveler jalur udara melakukan karantina ketika tiba di AS. Perintah ini juga mewajibkan semua penumpang usia di atas 2 tahun memiliki hasil tes Covid-19 dalam waktu tiga hari sebelum keberangkatan.
Berikut daftar negara asal terkena larangan masuk AS.
1. Afrika Selatan
2. Brasil
3. Inggris
4. Irlandia
5. Austria
6. Belgia
7. Republik Ceko
8. Denmark
9. Estonia
10. Finlandia
11. Prancis
12. Jerman
13. Yunani
14. Hungaria
15. Islandia
16. Italia
17. Latvia
18. Liechtenstein
19. Lithuania
20. Luxemburg
21. Malta
22. Belanda
23. Norwegia
24. Polandia
25. Portugal
26. Slovakia
27. Slovenia
28. Spanyol
29. Swedia
30. Switzerland