Sumber: Youtube.com/Kang Dedi Mulyadi Channel
Dream - Saat melihat orang bertato, seringkali yang pertama terlintas di pikiran adalah kesan negatif. Namun tidak berlaku bagi seorang kepala desa di Purwakarta, Jawa Barat, ini.
Meski di tubuhnya terdapat tato, kepala desa bernama Asep Suhendar ini terkenal baik hati dan sering membantu warga yang kurang mampu secara ekonomi.
Dia membantu dengan membagikan beras yang ia panggul dan antarkan sendiri ke rumah warga. Momen ini terekam dalam salah satu video di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.
“ Mau mengantarkan beras, ke emak,” ucap kades Asep.

Sekilas, pria yang memiliki postur tubuh tinggi besar ini tak terlihat seperti seorang kepala desa. Sebab, dalam video itu ia menggunakan kaus oblong tanpa lengan dengan bawahan jeans model sobek.
Tak ketinggalan, topi yang dipakai dengan cara dibalik dan aksesoris kalung dan gelang yang meramaikan tangannya.

Meski penampilannya demikian, namun tak membuat dirinya bersikap seperti seorang preman jahat. Sebaliknya, ia memiliki hati yang baik dan lembut.
Asep rutin membagikan beras kepada warga. Bukan dari dana desa, beras yang disumbangkan itu berasal dari kantong pribadinya.
“ Paling seminggu tiga kali. Tidak ada, cuma ini mah pribadi,” ujar Asep.

Tak hanya itu, ia juga mengatakan bahwa dirinya banyak disukai oleh wanita meskipun memiliki penampilan seperti preman. Terbukti, Asep mengaku telah 13 kali menikah dengan perempuan yang berbeda.
“ Tapi laku, kawin 13,” ujar Asep yang dilanjut dengan menyebutkan satu persatu istrinya.
sumber: Merdeka.com