Kalah Taruhan Piala Dunia, Mahasiswa Ini Akhiri Hidup

Reporter : Sandy Mahaputra
Rabu, 25 Juni 2014 11:32
Kalah Taruhan Piala Dunia, Mahasiswa Ini Akhiri Hidup
Bunuh diri dengan melompat dari lantai tujuh sebuah gedung di kampusnya setelah kalah taruhan senilai US$3.000 (Rp36 juta) lebih.

Dream - Seorang mahasiswa di Tiongkok nekat mengakhiri hidupnya karena kalah taruhan Piala Dunia 2014 pada Senin 23 Juni 2014.

Dilansir Information Times, Rabu 24 Juni 2014, pemuda yang hanya diketahui dari marganya, Lin, bunuh diri dengan melompat dari lantai tujuh sebuah gedung di kampusnya setelah kalah taruhan senilai US$3.000 (Rp36 juta) lebih.

Kepada media milik pemerintah itu, seorang saksi mengatakan bahwa dia mendengar mahasiswa tersebut berkata " jangan paksa aku" dan " beri aku dua hari lagi dan aku akan kembalikan uang itu" .

" Dia berbicara di telepon selama lebih dari 10 menit. Aku melihat dia menutup telepon dan berdiri dan kemudian tiba-tiba ia menghilang begitu saja," kata saksi tersebut.

Lin sempat dilarikan ke rumah sakit di Panyu di selatan Guangdong, tetapi nyawanya tak bisa diselamatkan.

Teman sekelas Lin, yang tak mau disebutkan namanya, mengatakan Lin kehilangan uang hampir US$3.200 (Rp39 juta) dalam taruhan pada beberapa pertandingan Piala Dunia.

" Aku mendengar ia meminjam cukup banyak uang dan bunga pinjamannya cukup tinggi," katanya, tanpa menyebut tim mana yang menjadi jagoan Lin di Piala Dunia 2014.

Penggemar Piala Dunia di Tiongkok berjumlah jutaan dan banyak dari mereka menjadikannya sebagai ajang taruhan.

Menurut laporan China News Service, nilai penjualan lotere Piala Dunia yang dikelola pemerintah sangat fantastis, mencapai 4 miliar yuan hingga Sabtu pekan lalu. Nilai itu hampir dua kali lipat dari penjualan lotere pada Piala Dunia 2010 yang mencapai 2,3 miliar yuan.

Seorang pejabat Administrasi Umum Olahraga Tiongkok berharap total penjualan lotere Piala Dunia pada tahun ini bisa melebihi 10 miliar yuan. (Ism)

Beri Komentar