Kehadiran Fintech Genjot Bisnis UMKM

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 15 September 2017 19:52
Kehadiran Fintech Genjot Bisnis UMKM
UMKM dapat berkembang dengan memanfaatkan kehadiran platform digital pinjam meminjam dana.

Dream - Kemunculan banyaknya perusahaan startup merupakan konsekuensi dari perkembangan teknologi digital. Perusahaan-perusahaan tersebut menangkap peluang usaha yang ditawarkan platform digital.

Hal ini juga terjadi di sektor keuangan, ditandai dengan kemunculan platform pinjam meminjam dana, yang kerap dikenal dengan istilah financial technology (fintech). Platform ini mempertemukan antara peminjam, khususnya mereka yang bergerak di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dengan para pemberi pinjaman.

Managing Director President Office Sinar Mas, Gandy Sulistiyanto, mengatakan keberadaan UMKM harus didukung platform digital pinjam meminjam dana. Ini mengingat UMKM kerap menghadapi masalah permodalan lantaran tidak memiliki akses pinjaman ke bank.

" Mengembangkan bisnis UMKM tak bisa hanya mengandalkan program bantuan pemerintah. Swasta juga harus terlibat karena sektor swasta biasanya memiliki kemampuan manajemen yang lebih bagus," ujar Sulistiyanto usai diskusi 'Mengembangkan Bisnis UMKM Melalui Fintech' di @america, Jakarta, Jumat, 15 September 2017.

Beberapa fintech yang saat ini telah beroperasi, salah satunya adalah Plug & Play Indonesia. Fintech ini memiliki induk yang berkedudukan di Silicon Valley, Amerika Serikat.

Menggandeng sejumlah bank, Plug & Play berusaha menjaring lebih banyak lagi startup potensial di Indonesia. Bahkan saat ini fintech tersebut tengah mempersiapkan aplikasi generasi keduanya.

" Potensi fintech di Indonesia sangat besar. Saat ini kami mencari startup di berbagai bidang dan startup fintech memang menjadi salah satu fokus kami. Beberapa startup dari angkatan pertama kami juga sudah bertemu dengan OJK dan menjalin kerjasama dengan Sinar Mas," ucap Managing Partner Plug & Play Asia Pacific, Jupe Tan.

Sulistiyanto mengatakan berdirinya sejumlah fintech memiliki peran sebagai jembatan bagi UMKM untuk mengatasi persoalan permodalan. Dia yakin usaha UMKM dapat lebih optimal jika dibarengi dengan perluasan infrastruktur internet.

" Kalau internet sudah merata, kendala geografis sudah tidak lagi relevan. Sekaligus ini akan meningkatkan indeks inklusi keuangan di Tanah Air," ucap Sulistiyanto.(Sah)

Beri Komentar