Peluncuran Kartu Kredit BRI Easy Card (Dream.co.id/Annisa Mutiara Asharini)
Dream - Gaya hidup keluarga Indonesia kini semakin modern. Kebutuhan mereka pun semakin dinamis.
Hal ini tampaknya dipahami betul oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Manajemen BRI mencoba menfasilitasi gaya hidup keluarga Indonesia itu dengan meluncurkan Kartu Kredit Easy Card.
" Kami ingin mengembangkan masyarakat ke arah yang lebih convenient, maka itu kami keluarkan kartu yang dapat meng-cover semua kebutuhan sehari-hari," ujar Direktur BRI, Randi Anto, saat peluncuran BRI Easy Card di Gandaria City, Jumat, 15 September 2017.

Kartu BRI Easy Card ini merupakan pengembangan dari kartu kredit BRI Silver dan Gold yang pernah beredar. Menggandeng Mastercard, BRI berkomitmen mendorong para nasabah memanfaatkan transaksi elektronik dalam aktivitas sehari-hari.
Kartu ini menjanjikan pelayanan lebih baik, aman dan praktis bagi para nasabah.
Beberapa penawaran menarik juga diberikan BRI pada nasabah BRI Easy Card. Beberapa di antaranya seperti cicilan ringan melalui program BRing mulai dari 0 persen dengan nilai minimum transaksi sebesar Rp500 ribu.

BRI juga memberikan tingkat suku bunga cukup kompetitif sebesar 2,85 persen. Nasabah dapat menikmati 1 persen cashback untuk tarik tunai ATM, 2 persen untuk pembelian belanja swalayan, dan 3 persen untuk pembelian BBM di SPBU.
Kartu BRI Easy Card juga bekerjasama dengan berbagai merchant makanan, travel, elektronik, dan entertainment. Selama merchant memiliki logo Visa atau Mastercard, nasabah pengguna kartu ini dapat menikmati rangkaian promo yang ditawarkan di manapun mereka berada.
Untuk kemudahan pelayanan, nasabah juga didukung dengan layanan call centre 24 jam, SMS Banking, dan Internet Banking.

Peluncuran kartu kredit ini berlangsung dari tanggal 15-17 September 2017, menghadirkan sejumlah musisi seperti Tulus, Sore, White Shoes and the Couples Company, Mocca, dan Naif.
Sementara itu, baik pengunjung mall dan nasabah dapat mengikuti aktivitas seperti Shopping Race, Lucky Dip, Mini Bazaar, Face Painting dan Mewarnai.
(Sah/Laporan: Annisa Mutiara Asharini)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?



Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global