7 Begal yang Tewaskan Remaja di Bekasi Dibekuk, Terancam Hukuman Mati

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 29 Desember 2020 13:37
7 Begal yang Tewaskan Remaja di Bekasi Dibekuk, Terancam Hukuman Mati
Sebagian pelaku masih berusia 17 tahun.

Dream - Sekelompok begal yang beranggotakan tujuh orang tega menghabisi nyawa seorang remaja di Bekasi, Jawa Barat. Para pelaku masih sangat muda dan semuanya sudah ditangkap aparat Polsek Bekasi Utara.

Kasus ini bermula dari penemuan mayat di Jalan Perjuangan, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Senin 21 Desember 2020. Polisi berhasil mengidentifikasi jenazah yang kemudian diketahui bernama Andika Putra Prananda, 16 tahun, warga Kavling Tunas Jaya, Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria.

Tujuh pelaku membegal korban pada Senin dini hari sekitar pukul 01.14 WIB. Saat itu, korban sedang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dalam perjalanan pulang dari rumah temannya di Tambun Utara.

1 dari 2 halaman

Dipepet dan Dibacok

Di tengah perjalanan, korban dipepet oleh para pelaku dan dilukai dengan senjata tajam berupa celurit. Korban tewas di lokasi kejadian akibat luka parah di dada dan perut.

" Jadi para kawanan begal ini menamai kelompok mereka dengan sebutan Akatsuki 2018," ujar Kapolres Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar Wijonarko, dikutip dari Merdeka.com.

Penangkapan berawal dari hasil penyelidikan di lokasi kejadian dan keterangan sejumlah saksi. Para pelaku dibekuk di tempat berbeda mulai di Bekasi Utara, Babelan, serta Tambun Utara.

" Di antara ketujuh pelaku ada yang usianya di bawah umur, kemudian ada 18 tahun dan 25 tahun," kata Wijonarko.

 

2 dari 2 halaman

Terancam Hukuman Mati

Komplotan begal sadis tersebut yaitu Nur Fajar alias Belo, 25 tahun, AMM, 17 tahun, AWS, 17 tahun, M Alfrans, 18 tahun, M Nurfadilah, 25 tahun, IDP, 17 tahun, Akmal, 18 tahun.

Kanit Reskrim Polsek Bekasi Utara, Iptu Sumarjono, mengatakan, para pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat 4 KUHP tentang perbuatan menyebabkan luka atau kematian yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu.

" Ancamannya hukuman pidana mati, seumur hidup dan paling lama 20 tahun penjara," kata Sumarjono.

Sumber: Merdeka.com/Addina Zulfa Fa'izah

Beri Komentar