Korban MERS di Arab Saudi Mencapai 133 Orang

Reporter : Ervina
Selasa, 13 Mei 2014 17:33
Korban MERS di Arab Saudi Mencapai 133 Orang
Sejak dua tahun terakhir, pemerintah Kerajaan Arab Saudi sudah menemukan 133 korban.Tujuh orang yang terbukti positif terinfeksi MERS terjadi di Riyadh, Jeddah, dan Taif.

Dream - Korban jiwa akibat terinfeksi sindrom virus Timur Tengah atau Middle East Respiratory Syndrome (MERS) kian bertambah. Penyakit yang penyebarannya melalui kontak langsung dengan unta dilaporkan mencapai 500 orang.

Departemen Kesehatan Arab Saudi menghimbau setiap orang yang kontak dengan unta harus mengenakan masker dan sarung tangan. Peringatan ini terkait dengan penemuan kasus yang saat ini hampir mendekati 500 kasus di seluruh dunia. Sejumlah ahli kesehatan mengatakan unta merupakan reservoir hewan paling mungkin menjadi penyebab penyebaran virus penyakit ini.

Baru-baru ini pemerintah Arab Saudi menemukan tujuh orang lainnya yang terbukti positif terinfeksi MERS. Lima kasus ditemukan di Riyadh, empat di Jeddah, dan satu di Taif. Virus yang serupa dengan virus Severe Acute Respiratoty Syndrome (SARS) ini mematikan dan pertama kali ditemukan di Tiongkok pada tahun 2002.

Diwartakan Worldbulletin.net, Arab Saudi menjadi negara dengan pengidap MERS terbanyak di seluruh dunia. Sejak dua tahun terakhir, pemerintah Kerajaan Arab Saudi sudah menemukan sekitar 133 orang. Mayoritas korban pengidap MERS tidak mampu bertahan hidup dalam jangka waktu cukup lama.

Penyebaran MERS di berbagai penjuru dunia terkait dengan kunjungan para peziarah ke Arab Saudi. Seorang yang diduga terinfeksi MERS diawali dengan keluhan batuk-batuk, demam, dan radang paru. Hingga kini belum ditemukan obat atau vaksin untuk mengobati dan mencegah penyebaran virus corona.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menghimbau sejumlah rumah sakit yang merawat pasien MERS melakukan tindakan yang direkomendasikan sehingga kemampuan virus untuk menyebar dapat ditekan. Senada dengan WHO, Departemen Pertanian Arab Saudi menganjurkan setiap orang yang berinteraksi langsung dengan unta untuk mengenakan pelindung serta mencuci tangan sebelum dan setelahnya.

Beri Komentar