Kronologi Bocah Kembar di Pangandaran Tewas Ditabrak Moge

Reporter : Okti Nur Alifia
Senin, 14 Maret 2022 14:00
Kronologi Bocah Kembar di Pangandaran Tewas Ditabrak Moge
Hasan dan Husein anak kembar yang tewas ditabrak pengendara moge dan berakhir perdamaian maaf.

Dream - Dua anak kembar Hasan dan Husen ditabrak oleh pengendara motor gede (moge) di Jalan Kedung Palumpung, Desa Tunggulis, Kecamatan Kalipucang, Pangandaran, Sabtu, 12 Maret 2022. 

Kapolsek Kalipucang, Iptu Iman Sudirman, mengungkap bahwa peristiwa maut ini terjadi sekitar pukul 13.15 WIB. " Informasi yang kami terima kedua korban hendak menyeberang lalu tertabrak (moge)," kata Imran.

Pemotor moge yang menabrak adalah AG, 52 tahun, asal Bandung yang membawa Harley bernopol B 6227 HOG dan AN, 52 tahun, asal Bandung yang membawa Harley nopol D 1993 NA.

" Hasil pemeriksaan pemotor warga Bandung Barat dan Kota Cimahi. Kasus dilimpahkan ke Polres Ciamis," jelas Iman.

 

1 dari 4 halaman

Kronologi

Kasat Lantas Polres Ciamis, AKP Zanuar Cahyo Wibowo, mengungkap kronologi kejadian malang ini. Hasan dan Husen tidak ditabrak secara bersamaan. Kedua bocah berusia delapan tahun itu ditabrak dua pengendara moge yang berbeda.

motor gede milik tersangka© (foto: merdeka.com)

Ada jeda waktu saat tabrakan. Belum diketahui antara Hasan dan Husen siapa yang lebih dahulu ditabrak.

" AN yang pertama nabrak dan selanjutnya AG. Belum diketahui jelas kakaknya atau adiknya nyusul ditabrak sama motor belakang," ungkapnya.

2 dari 4 halaman

Moge Ugal-ugalan

Iptu Iman menginformasikan, awalnya kedua anak tersebut hendak menyeberang sambil bergandengan. Di waktu yang sama, dari arah Banjar menuju Pangandaran rombongan motor gede dengan kecepatan tinggi menabrak keduanya.

Terjadi hantaman kendaraan, keduanya sempat terpental ke selokan dan meninggal dunia. Terdapat luka benturan di bagian kepala dan mengeluarkan banyak darah. Selain itu moge kedua tersangka telah disita dan tersangka diamankan polisi.

" Selain mengamankan dua penabrak, kami juga mengamankan motor Harley Milik AG dengan nomor polisi B 6227 HOG dan milik AN dengan nomor polisi D 1993 NA," ucap Iman.

 

3 dari 4 halaman

Kata Keluarga Korban

Salah satu keluarga Habibi Safarudin yang merupakan paman korban mengungkapkan kedua keponakannya saat itu hendak pulang ke rumah. Hasan dan Husen akan mengikuti kegiatan mengaji sekira pukul 13.00 WIB.

Habibi mengatakan, yang pertama kali ditabrak adalah Hasan, kakak Husen. Kemudian Husen, adiknya.

Warga setempat yang melihat kejadian tersebut sempat memperingatkan pemotor untuk mengurangi laju kecepatan usai tabrakan pertama. Namun peringatan itu tak digubris, pemotor kedua akhirnya juga menabrak Husen, adiknya.

Kanit Lantas Polsek Kalipucang Bripka Agus Diksi mengakui sebelum adanya tabrakan maut, pengendara moge melakukan konvoi dari arah Banjar menuju Pangandaran.

 

4 dari 4 halaman

Perdamaian Maaf

Akhir dari tabrakan maut di Pangandaran ini berujung perdamaian dengan memaafkan. Hal ini dikatakan oleh Pengurus Hukum Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Bandung Boyke Luthfianan Syahir.

" Kita sepakat bermufakat menyelesaikan permasalahan ini secara musyawarah kekeluargaan dan pihak korban pun menerima kejadian ini. Artinya musibah ini tidak disengaja," katanya.

Sumber: Merdeka.com

Beri Komentar