Ilustrasi
Dream - Pelayanan rumah sakit yang buruk bukan hanya dilayani negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Di negara-negara 'Petro-Dollar' alias berlimpahan minyak pun masih ditemukan pelayanan rumah sakit yang kurang memuaskan.
Bahkan, akibat pelayanan yang buruk itu, si pasien nekat mengakhiri hidupnya. Pria di Arab Saudi nekat bunuh diri. Bukan karena penyakitnya yang kronis, juga bukan karena masalah keluarga yang berat. Tapi karena pelayanan rumah sakit yang dinilai buruk.
Seperti dilansir Emirates247.com, pria yang tak disebutkan identitasnya itu merupakan pasien kanker di sebuah rumah sakit di Arab Saudi. Dia nekat bunuh diri dengan menggunakan senjata api.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan catatan yang terselip di kantong baju korban. Isinya, korban terpaksa mengambil keputusan berat ini karena layanan rumah sakit yang sangat lambat.
Polisi menemukan orang itu terbaring di rumahnya, di barat laut Jouf dengan kondisi bersimbah darah. Polisi pun bergegas membawanya ke rumah sakit, namun pria tersebut keburu meninggal dunia.
Kolonel Turki bin Abdul Rahman yang menangani kasus ini mengatakan, di saku pria yang meninggal itu ada sebuah catatan. Turki mengatakan, pria itu memutuskan untuk bunuh diri karena petugas medis rumah sakit yang dihubunginya sangat lambat dalam menangani dirinya. (Ism)
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?


