Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Insiden pelemparan bom molotov terjadi pada Sabtu 26 Desember 2020 kemarin di Masjid Jami Al Istiqomah, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Sebuah rekaman video berdurasi 29 detik memperlihatkan sebuah benda dilempar dari luar ke halaman masjid.
Setelah pelempararan, api berkobar besar hingga membuat sejumlah jamaah yang sedang berada di area masjid berhamburan keluar menyelamatkan diri. Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi membenarkan kejadian serangan bom molotov tersebut tersebut.
" Saat ini pelaku sudah diamankan oleh personel Polsek Cengkareng dan akan ditangani Polres Jakbar," kata dia saat dikonfirmasi, Sabtu 26 Desember 2020.

Kepala unit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Arnold menjelaskan, pria itu diduga melempakan botol berisikan bensin ke sebuah masjid
View this post on Instagram
" Betul ada yang diamankan, seorang pria yang diduga melempar botol berisi bensin ke masjid. Saat ini yang bersangkutan sudah ditangani Polres Metro Jakarta Barat," ujar dia.
Laporan Ady Anugrahadi/ Sumber: Liputan6.com
Dream - Publik Irak dibuat marah dan terkejut dengan beredarnya rekamanan seorang wanita melempar kedua anak kecilnya dari jembatan ke Sungai Tigris, Irak. Wanita itu santer disebut sebagai ibu dari kedua anak malang tersebut
Dilansir dari Gulf News, otoritas Irak mengatakan, pada Senin 20 Oktober 2020, pihaknya telah berhasil menangkap wanita tersebut.

Tim khusus dari pasukan keamanan Irak telah melakukan evakuasi jenazah kedua bocah tersebut dari sungai. Media lokal mengidentifikasi dua anak itu adalah Hur Mohammed, 3 tahun dan Masuma Mohammaed, 1 tahun.
Insiden tersebut diketahui terjadi pada Sabtu, 17 Oktober 2020 dini hari.
Rekaman CCTV yang dirilis oleh petugas, memperlihatkan seorang wanita yang menggandeng satu anaknya dan menggandeng anak lainnya, sebelum melakukan aksi nekat tersebut. Insiden itu terjadi di Jemabatan al-Ammah.
Ayah dari kedua anak itu tak kuasa menahan tangis. Tangisan ayah dari kedua bocah itu langsung viral pada Senin lalu.
Kepada polisi, sang wanita mengaku telah melempar dua anaknya ke Sungai Tigris. Motif utamanya karena sang suami meminta cerai.
" Kejahatan ini telah direncanakan sejak lama. Sudah hampir dua bulan, wanita ini berpisah dengan suaminya," tulis situs Kurdi Rudaw, mengutip Abu Tahsin Deraji, kakek dari pihak ayah.
Menurut pengakuan Deraji, pada Januari lalu, pihak keluarga memergoki wanita tersebut tengah berselingkuh dengan kekasihnya. Kemudian pihak keluarga Derasi membawanya kembali ke rumah orang tuanya.
" Kami memberi tahu mereka 'ini adalah putri Anda, kami ingin menceraikannya di pengadilan'," jelas Deraji.
Pihak keluarga wanita pun menyetujui hal tersebut. Setelahnya, kedua keluarga tidak pernah membicarakan masalah tersebut dan tidak pernah menunjukkan foto perselingkuhannya ke pihak mana pun.
Deraji dan pihak keluarga sangat sedih dan terkejut dengan insiden mengerikan ini.
Sumber: Al Arabiya