Lika-liku Pengacara Putri Candrawathi: Patra M Zen Akui 'Diprank', Ditolak Hotman Paris, Kini Diterima Febri Diansyah

Reporter : Nabila Hanum
Kamis, 29 September 2022 13:35
Lika-liku Pengacara Putri Candrawathi: Patra M Zen Akui 'Diprank', Ditolak Hotman Paris, Kini Diterima Febri Diansyah
Simak perjalanan pengacara Putri Candrawathi

Dream - Mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, mengaku telah menjadi salah satu tim kuasa hukum istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Sebelumnya, ada nama Patra M Zen yang dikenal sebagai pengacara Putri. Namun, Patra sempat membuat heboh lantaran mengaku kena 'prank' oleh Putri Candrawathi soal tidak ada dugaan pelecehan yang terjadi di rumah Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Sementara itu, pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea, juga sempat dikaitkan dengan kasus Sambo. Hotman baru-baru ini mengaku jika ia diminta langsung oleh Putri Candrawathi untuk menjadi kuasa hukumnya. Namun, tawaran tersebut ia tolak karena tak direstui keluarga.

Berikut perjalanan pengacara Putri Candrawathi sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber:

1 dari 6 halaman

Patra M Zen

Patra M. Zen mengaku terkena prank terkait laporan dugaan pelecehan seksual yang dialami Putri Candrawathi dalam kasus tewasnya Brigadir J

" Jadi yang mau saya sampaikan ini, saya pun diberikan informasi yang keliru. Ya kalau bahasa sekarang kena prank juga lah," kata Patra dalam tayangan di kanal Youtube Kompas TV, pada 19 Agustus 2022.

Mantan Ketua Badan Pengurus YLBHI periode 2006-2011 itu mengaku, Putri telah memberikan informasi yang keliru terhadapnya terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Patra mengaku, sebagai kuasa hukum, dirinya memegang asas saling percaya, sehingga dia mempercayai pernyataan kliennya itu.

" Nah bahwa ternyata saya juga kena prank belakangan baru tahu kan. Baru tahunya apa? Ternyata memang tidak ada peristiwa atau pun unsurnya tidak terpenuhi kan, dibilang oleh Bareskrim," kata dia.

2 dari 6 halaman

Hotman Paris

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengaku sempat ditawari menjadi kuasa hukum Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Bahkan, ia ditunjuk langsung oleh istri Ferdy Sambo itu dan sudah menyepakati soal bayaran.

" Jujur saya sudah sempat bilang iya (mau mendampingi Ferdy Sambo), dan harganya sudah disepakati," ujarnya," kata Hotman di Podcast Deddy Corbuzier.

Namun sebelum menyetujui, dia mengatakan sempat tidak bisa tidur selama tiga hari. Bahkan, sang istri dan anaknya sempat melarang Hotman mengambil kasus tersebut.

3 dari 6 halaman

" Istri marah, anak marah. Di medsos jutaan orang minta saya jadi kuasanya Bharada E, sama jadi kuasa Brigadir J. Nah ini gimana nih. Tiga hari saya pikir-pikir," imbuh Hotman Paris.

Dia menjelaskan alasannya menolak tawaran Ferdy Sambo bukan karena jumlah bayaran, melainkan dia telah mendapatkan data dari tim kuasa hukum mantan Kadiv Propam itu.

" Bahwa ada arahnya ke arah, seolah-olah ini bukan (pembunuhan) berencana, tapi spontan. Karena apa? begitu ibu PC pulang dari Magelang cerita apa yang dia alami di Magelang. Ini menurut informasi dari tim kuasa hukum loh yah, ada kesaksian ajudan di BAP, ini di BAP loh. Bahwa Irjen Pol saat itu menangis," tutur Hotman.

4 dari 6 halaman

" Kalau seorang jenderal menangis, berarti ada kejadian terhadap istrinya yang sangat menyakiti hatinya," imbuhnya.

Lantas Hotman Paris menduga pada saat itu Ferdy Sambo masih tersulut emosi, sehingga ada kemungkinan itu bukan pembunuhan berencana.

5 dari 6 halaman

Febri Diansyah

Eks jubir KPK, Febri Diansyah, mengumumkan telah menjadi salah satu tim kuasa hukum istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

" Ya, saya memang diminta bergabung di tim kuasa hukum perkara tersebut sejak beberapa minggu lalu," kata Febri saat dikonfirmasi, Rabu 28 September 2022.

Febri Diansyah menyanggupi bergabung menjadi tim kuasa hukum Putri Candrawathi usai mempelajari perkara dan bertemu langsung dengan istri mantan Kadiv Propam Polri itu. Dia berjanji akan menangani kasus yang menjerat Putri secara objektif.

6 dari 6 halaman

" Saya akan dampingi seca objektif. Jadi, sebagai advokat saya akan dampingi perkara Bu Putri secara objektif dan faktual," katanya.

Febri menyadari keputusannya menjadi kuasa hukum Putri Candrawathi mendapat kekecewaan besar dari publik. Bahkan, tak sedikit yang menyinggung soal bayaran besar yang diterima Febri hingga ia menerima tawaran tersebut.

Namun, Febri enggan berkomentar terkait bayaran yang diterimanya. Dia mengaku lebih fokus pada substansi kasus yang dipegangnya.

" Kita sekarang fokus pada subtansi. Itu yang paling penting. Mungkin sejak Juli ya sampai saat ini, mungkin 2-3 bulan, kita tahu persis isu yang berkembang itu bukan hanya soal substansi dan oleh karena itu, dalam konteks objektivitas tadi, makanya kami betul-betul menggarisbawahi objektivitas," kata Febri saat konferensi pers, Rabu 28 September 2022.

Beri Komentar