Intan Novita, Korban Penyiraman Air Keras (Sumber: Instagram/@intannov1ta)
Dream - Mahasiwi cantik di Kota Bandung, Intan Novita, pada Rabu, 26 Oktober 2016, mengalami nasib sial. Dia dilempar cairan air keras tepat pada mukanya.
Peristiwa yang menimpa Intan, terjadi di Jalan Ciwastra, Kota Bandung, depan Toko Sihombing. Dugaan sementara yang berkembang, penyiram air keras tersebut mengenal Intan.
" Dugaan sementara orang dikenal. Karena korban sempat membuka kaca (mobil). Kalau enggak kenal mungkin enggak akan dibuka," kata Kapolsek Buah Batu Komisaris Polisi Euis Yuningsih, kepada merdeka.com.
Polisi akan terus mencari tahu pelaku pelemparan air keras itu. Polisi masih memeriksa sejumlah saksi terkait insiden itu, termasuk keluarga dan teman akrab Intan.
Intan saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Ikuti perkembangan kasus ini di Merdeka.com...
© Dream
Dream - Sebelum mengalami peristiwa penyiraman air keras, Intan Novita, mahasiswa cantik salah satu perguruan tinggi di Kota Bandung memiliki wajah rupawan. Itu terlihat di akun Instagram miliknya, @intannov1ta.
Dalam foto-fotonya, gadis yang berprofesi sebagai penyanyi ini tampak memiliki sebanyak 6.689 pengikut. Dalam unggahan terakhirnya, Intan menulis pesan mengenai peristiwa yang dialaminya.
Dia tak menampik kabar yang beredar mengenai dirinya. Dia mengaku ikhlas dengan cobaan yang dialaminya tersebut.
" Temen-temen semua beritanya bener,untuk si pelaku saya tidak ada dugaan terhadap siapapun ..saya sudah ikhlas semua kembali lagi kepada allah .mohon minta doa nya untuk kesembuhan saya,terimakasih," tulis Intan.
© Dream
Dream - Tepat sehari sebelum peristiwa nahas yang mengerikan itu Intan sempat mengunggah sebuah foto. Dalam foto tersebut, Intan tampak menampilkan pose berdiri dengan balutan celana jin dan kaos putih.
" Rambut ini terlihat kasar tapi sebenarnya halus, sama kaya orangnya," tulis Intan.
Kini berbagai komentar pun turut menghiasi tiap unggahan Intan. Mereka umumnya mendoakan supaya dia cepat pulih dan kasus yang menimpanya diselesaikan kepolisian. (Ism, Sumber: Merdeka.com)